Terutama,
agar tidak lupa membawa obat-obatan pribadi. "Obat sebetulnya tersedia
disana, namun untuk antisipasi saja. Sebab, ibadah haji bukan hanya
kesiapan mental tapi merupakan ibadah fisik sehingga butuh kesehatan
semua calhaj," katanya.*
CIMAHI.-
Ibadah
haji merupakan perjalanan spritual yang diperintahkan Allah SWT kepada
umat Islam yang memenuhi syarat mampu (Istitha’ah). Selain aspek
finansial, calon jamaah haji juga harus memenuhi aspek kesehatan fisik
dan mental.
Wali
Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna melepas keberangkatan jemaah calon
haji asal kota Cimahi tahun 2019 di Gedung Sudirman Pusdik Armed Jalan
Baros Kota Cimahi, Senin (15/7/2019). Mereka sebanyak 410 orang tergabung dalam kloter 33 Embarkasi Bekasi.
"Kesempatan menjalankan ibadah yang sangat terbatas harus dimanfaatkan dengan baik. Selamat menjadi tamu Allah SWT," ujarnya.
Wali
Kota berpesan agar para calon jemaah haji dapat menjaga kesehatan.
"Karena cuaca disana sedang panas sekali sampai 50 derajat. Para
pembimbing sudah memberikan kiat-kiat kepada calhaj untuk bisa
beribadah dengan baik. Cuaca bukan halangan," katanya.
Menurut
wali kota, para tamu Allah SWT tersebut akan mendapat pelayanan
terbaik. Selain disertai pendamping, juga terdapat tim pembimbing ibadah
haji maupun tenaga kesehatan seperti paramedis dan dokter.
"Mudah-mudahan datang ke sana bisa sehat semua dan ibadahnya lancar,
kembali ke Cimahi dengan selamat," jelasnya.
Kepala
Kantor Kemenag Kota Cimahi Munawir Sulaeman menjelaskan, jemaah calon
haji asal kota Cimahi yang tergabung dalam kloter 33 sebanyak 410 orang.
"Persiapan
sudah matang dan mereka siap berangkat. Barang bawaan masing-masing
calhaj tentunya sesuai panduan barang penting yang harus dibawa dan yang
tidak boleh dibawa agar ditaati demi kenyamanan bersama," jelasnya.
Terutama,
agar tidak lupa membawa obat-obatan pribadi. "Obat sebetulnya tersedia
disana, namun untuk antisipasi saja. Sebab, ibadah haji bukan hanya
kesiapan mental tapi merupakan ibadah fisik sehingga butuh kesehatan
semua calhaj," katanya.*