CIMAHI.- Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim
mengeluarkan surat edaran soal pencegahan virus Corona di satuan
pendidikan. Semua satuan pendidikan harus memastikan semua orang cuci
tangan pakai sabun (CTPS) hingga hindari kontak fisik Iangsung termasuk
bersalaman antara siswa dan guru.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Cimahi Hendra Gunawan mengatakan,
pihaknya siap menerapkan hal tersebut diikuti dengan menyebarkan edaran
ke SD-SMP se-Kota Cimahi.
"Kawasan sekolah termasuk daerah yang banyak kerumunan sehingga perlu upaya pencegahan virus corona," ujarnya.
Hal itu tercantum dalam Surat Edaran Nomor 3 Tahun 2020 tentang
Pencegahan Corona Virus Disease (COVlD-19) pada Satuan Pendidikan yang
ditandatangani pada Senin 9 Maret 2020. Surat itu ditunjukkan kepada
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi dan Kabupaten/Kota, Kepala Lembaga
Layanan Pendidikan Tinggi, Pemimpin Perguruan Tinggi, serta kepala
sekolah di seluruh Indonesia.
"Mengingatkan warga satuan pendidikan untuk menghindari kontak fisik
langsung, seperti bersalaman, cium tangan, berpelukan, dan sebagainya.
Termasuk antara siswa dan guru, karena virus menyebar lewat kontak
sedangkan kita tidak tahu di sekitar ada yang terjangkit penyakit.
Apalagi kalau tidak cuci tangan karena kadang kita pun suka lupa,"
jelasnya.
Kemendikbud meminta agar pihak pengelola satuan pendidikan dapat
memastikan proses pembersihan ruangan dan lingkungan secara rutin,
khususnya handel pintu, saklar lampu, komputer, papan tik (keyboard) dan
fasilitas lain yang sering terpegang oleh tangan.
Kemendikbud juga meminta agar pihak sekolah dapat memonitor absensi
(ketidakhadiran) warga satuan pendidikan. Kemudian memberikan izin
kepada warga satuan pendidikan yang sakit untuk tidak datang ke satuan
pendidikan. Serta tidak memberlakukan hukuman/sanksi bagi yang tidak
masuk karena sakit serta tidak memberlakukan kebijakan insentif berbasis
kehadiran.
Protap tersebut diterapkan sampai pemerintah menyatakan Indonesia sudah
stabil dari penyebaran Corona. "Berlaku sampai pemerintah membuat
informasi valid bahwa corona di seluruh Indonesia termasuk Cimahi stabil
protap ini tetap berlaku. Meski sudah tidak ada lagi wabah penyakit,
menjaga kebersihan dan kesehatan harus terus dilakukan," tuturnya.***