CIMAHI.- Musyawarah
Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kota Cimahi 2021 digelar secara
partisipatif yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan Kota Cimahi.
Hal itu dilakukan dalam rangka merumuskan usulan program, kegiatan, pagu
indikatif, indikator dan target kinerja serta lokasi pada perencanaan
pembangunan di Kota Cimahi tahun 2021.
Wali Kota
Cimahi Ajay M. Priatna mengatakan, Rencana Kerja Pemerintah Daerah
(RKPD) Kota Cimahi 2021 merupakan rencana pembangunan tahun ke-4 dalam
tahapan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Cimahi
tahun 2017-2022 . "Arahan kebijakannya yaitu Mewujudkan pemerataan
ekonomi melalui partisipasi masyarakat yang didukung dengan pembangunan
infrastruktur berkualitas," ujarnya.
Selaras dengan
prioritas pemerintah pusat dan Pemprov. Jabar, di tahun 2021 Pemkot
Cimahi menetapkan target pertumbuhan ekonomi sebesar 6,04%, penurunan
tingkat kemiskinan menjadi 4,11 %, dan penurunan tingkat pengangguran
terbuka (TPT). menjadi 7,58%.
Untuk capaian
indikator pembangunan Kota Cimahi di tahun 2018, dari target 5,64%
pertumbuhan ekonomi mencapai pertumbuhan 5,68%, penurunan tingkat
kemiskinan mencapai 4,39% dari target 5,61% di tahun 2019.
"Penurunan
TPT menjadi catatan karena belum mencapai target yang diharapkan yaitu
sebesar 7,52%, untuk 2019 baru mencapai angka 8,08%. Sedangkan untuk
indeks gini atau ketimpangan Kota Cimahi berhasil mencapai target tahun
2019 sebesar 0,363," katanya.
Pada perencanaan
pembangunan di tahun 2021, Pemkot Cimahi direncanakan akan mendapat
bantuan keuangan Provinsi Jabar untuk sejumlah kegiatan pembangunan
fisik di Kota Cimahi. "Antara lain pembangunan creative center,
revitalisasi pasar dan penataan Alun-alun Kota Cimahi. Untuk tahun 2020
ini, lewat bantuan provinsi akan dilaksanakan pembangunan antara lain
underpass Jalan Ariwijaya, pembangunan jalur ganda (double track)
jembatan Leuwigajah, pembangunan sekolah baru, pembangunan destinasi
wisata baru di Cimenteng, pembangunan gedung C RSUD Cibabat berikut
pengadaan sarana prasarana serta dan pembangunan command center Kota
Cimahi," ungkapnya.
Prioritas pembangunan tahun
2021 terbagi dalam prioritas pembangunan fisik, pembangunan di bidang
ekonomi, serta pembangunan di sektor sosial budaya dan pemerintahan.
"Untuk revitalisasi Stadion Sangkuriang, direncanakan berlangsung di
tahun 2021," ucapnya.
Kolaborasi antara pemerintah,
masyarakat, dunia usaha, perguruan tinggi dan juga instansi TNI/Polri
mutlak diperlukan dan akan memberi warna dan karakter yang kuat pada
pembangunan di Kota Cimahi.
"Tantangan pembangunan
ke depan tentunya tidak lebih mudah, di tengah perlambatan ekonomi
dunia akibat penyebaran virus Corona. Kita optimis terus membangun dan
mencapai tujuan dan target yang disepakati bersama. Melalui musrenbang
partisipatif tingkat Kota Cimahi ini semoga prioritas program dan
kegiatan, pagu indikatif, dan juga lokasi kegiatan dapat disepakati dan
menjadi bahan masukan dalam penyempurnaan RKPD Kota Cimahi 2021. Dengan
demikian, dapat memberikan hasil yang nyata di semua sektor pembangunan
dan dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat,"
tandasnya. ***