CIMAHI.-Pemerintah Kota Cimahi
telah memfasilitasi 400 pedagang Pasar Antri untuk menjalani tes corona
virus disease (covid-19). Pedagang lainnya diharapkan dapat segera
menjalani tes covid sehingga bisa segera berjualan kembali.
Kepala
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cimahi drg. Pratiwi menyatakan, Pemkot
Cimahi sudah melaksanakan tes covid yang diikuti 400 pedagang Pasar
Antri. "Sudah 400 pedagang dites, 200 orang swab test dan 200 orang
rapid test. Dari awal 50 orang swab, 100 orang swab di Pendopo Cimahi,
50 orang rapid di Pasar Atas dan 200 orang rapid di Pasar Antri,"
ujarnya.
Pemerintah Kota Cimahi secara resmi
membuka Pasar Antri yang ditutup selama 14 hari sejak 24 Mei 2020. Pasar
ditutup akibat dua pedagang pasar positif terpapar Corona Virus Disease
atau COVID-19.
Menurut Pratiwi, pedagang yang
belum menjalani tes covid harus segera tes. "Sisanya harus tes mandiri,
sudah dihimbau. Tadi laporan ada 50 orang sudah rapid tes dan hasilnya
dilaporkan," katanya.
Pemkot Cimahi menekankan pedagang yang boleh berjualan sudah menjalani tes dan dinyatakan negatif covid-19.
"Yang
belum harus segera tes dan tidak boleh jualan dulu. Setelah tes bukan
berarti bebas covid selamanya, tapi penanda atau pemetaan bahwa pedagang
sudah tes dan bisa berjualan," jelasnya.
Pengelola
Pasar Antri Elba D. Gayo menyatakan tes covid sudah diikuti hampir 450
pedagang. "Sisanya nanti akan melaksanakan tes mandiri dan akan
dilaporkan ke Dinkes Cimahi oleh pengurus," ungkapnya.***