Loading...

Stok Beras di Kota Cimahi Melimpah

Sadli 06 April 2021 73 kali dilihat
Bagikan:
Stok Beras di Kota Cimahi Melimpah

CIMAHI - Pemkot Cimahi memastikan stok beras di Kota Cimahi cukup aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama bulan suci Ramadan tahun ini. Harganya pun cukup stabil hingga sepekan menjelang bulan puasa.

Berdasarkan data Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Cimahi, stok beras terkini yang ada di pedagang pasar yang dikelola Pemkot Cimahi mencapai 6.225 kilogram untuk beras premium.

Rinciannya, di Pasar Atas Baru ada sebanyak 1.700 kilogram, di Pasar Cimindi ada sebanyak 1.700 kilogram dan di Pasar Melong ada 1.525 kilogram. Sementara untuk beras medium ada 6.225 kilogram, yakni di Pasar Atas Baru ada 2.200 kilogram, Pasar Cimindi Cimindi ada 3.000 kilogram dan Pasar Melong ada 1.025 kilogram.

Sedangkan untuk beras yang tersedia di Gudang Bulog, berdasarkan data yang diterima Dispangtan Kota Cimahi ketersediaannya mencapai 9.732 kilogram. Jumlah stok beras itu tercatat per 31 Desember 2020.

Untuk harga di tingkat pasar tradisional, harga beras medium berkisar antara Rp 5 sampai 10 ribu per kilogram. Sementara beras premium berkisar antara Rp 6 sampai 12 ribu per kilogram.

"Jadi stok beras sendiri cukup aman. Kita setiap hari lakukan pengecekan. Termasuk jelang Ramadan.  Kita banyak yang suplay," tegas Kepala Dispangtan Kota Cimahi, Supendi Heriyadi melalui Kepala Bidang Pangan Rinni Taihuttu, Selasa (6/4/2021).

Untuk kebutuhan pemenuhan beras bagi masyarakat, Kota Cimahi masih menggantikan pasokan dari daerah lain. Seperti dari berbagai wilayah di Jawa Tengah, Cianjur hingga Karawang.

Pasalnya, hasil pertanian padi di Kota Cimahi jelas tidak akan cukup untuk memenuhi kebutuhan sekitar 500 jiwa penduduk Kota Cimahi. Hasil panen padi dari lahan seluas 137 hektare hanya cukup untuk memenuhi 4 persen kebutuhan masyarakat Kota Cimahi.

"Kita kebanyakan pasokan beras itu dari wilayah Jawa," ucap Supendi.

Menurutnya, Kota Cimahi sendiri jadi sasaran pemasok untuk menjual hasil panennya. Sehingga berbagai kebutuhan pangan termasuk beras dijamin tidak akan mengalami kelangkaan.

"Kita pasar yang bagus menurut mereka. Cabai mahal aja kita terus disuplay karena daya belinya tinggi," ujarnya.