CIMAHI - DKM Masjid Agung Kota Cimahi membagikan ratusan bungkus berisi daging hewan kurban pada Idul Adha 1445 Hijriah kepada masyarakat. Untuk mengurangi limbah plastik, maka daging kurban yang dibagikan itu dikemas menggunakan besek bambu.
Ketua DKM Masjid Agung Kota Cimahi Dadan Darmawan mengatakan, jumlah hewan kurban yang dititipkan untuk disembelih dan dibagikan kepada masyarakat melalui Masjid Agung Cimahi mengalami penurunan tahun ini. Tercatat hanya ada 3 ekor sapi dan 8 ekor domba tahun ini.
"Memang tahun ini agak kurang, 3 sapi dan 8 domba. Tahun lalu ada 4 ekor sapi dan 28 ekor domba," kata Dadan saat dihubungi, Senin (17/6/2024).
Dia mengatakan, untuk membungkus daging hewan kurban yang dibagikan kepada masyarakat itu pihaknya tidak lagi menggunakan plastik sekali pakai. Sebagai gantinya, DKM Masjid Agung Cimahi menggunakan besek bambu untuk mengurangk beban sampah plastik yang sulit terurai.
Apalagi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) sudah menerbitkan Surat Edaran (SE) Menteri LHK Nomor SE.6/MENLHK/PSLB3/PLB.0/6/2024 tentang Pelaksanaan Hari Raya Idul Adha Tanpa Sampah Plastik. KLHK mengimbau masyarakat memanfaatkan wadah yang dapat dipakai ulang.
"Kita sudah gunakan besek, sudah berjalan. Kita sudah siapkan 900 besek. Ini memang sengaja kita gunakan besek untuk ramah lingkungan. Kan bahan dari bambu bisa terurai kembali makannya kita hindari plastik ini," jelas Dadan.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Cimahi Chanifah Listyarini mengatakan pihaknya sudah menerima surat edaran dari KLHK berupa imbauan agar pembungkusan daging hewan kurban tidak menggunakan plastik sekali pakai.
"Ada surat edaran dari KLHK nanti pembungkusan daging kurban tidak menggunakan plastik tapi menggunakan besek atau daun pisang karena ramah lingkungan," imbuhnya.
Dia mengatakan, penggunaan plastik sekali pakai tentu saat pembagian hewan kurban saat Iduladha tentu saja akan berdampak terhadap volume timbulan sampah di Kota Cimahi. Chanifah berharap masyarakat menggunakan alat yang ramah lingkungan seperti besek saat pembagian hewan kurban nanti.
"Dampaknya tentu volume sampah yang kita kelola. Harapannya dengan seperti itu (tak pakai plastik) sampah tidak meningkat dengan adanya hari raya karena semua masjid mengadakan penyembelihan," kata Chanifah.
Chanifah membeberkan, plastik ini menjadi salah satu jenis sampah yang mendominasi volume sampah di Kota Cimahi. Secara keseluruhan, timbulan sampah di Kota Cimahi setiap harinya mencapai 226-230 ton.
"Dilihat dari kompsisi sampah plastik banyak karena makanan instan, banyak yang dibungkus pakai plastik sekali pakai," ucapnya.