Loading...

Disarda Kota Cimahi Luncurkan Buku Sejarah Kampung Adat Cireundeu

Rano Hardiana 11 Desember 2024 1077 kali dilihat
Bagikan:
NotFound

CIMAHI.- Pemerintah Kota Cimahi menggagas penyusunan Buku Sejarah Kampung Adat Cireundeu untuk mengabadikan catatan dan peristiwa yang terjadi dari masa ke masa. Hal ini dibutuhkan untuk melestarikan warisan budaya sebagai kearifan lokal dan identitas kampung adat tersebut.

Sosialisasi dan Peluncuran Buku Sejarah Cireundeu digelar Dinas Arsip Daerah (Disarda) Kota Cimahi di Aula Gedung A Kompleks Pemerintah Kota Cimahi Jalan Raden Demang Hardjakusumah Kota Cimahi, Senin (9/12/2024). Kegiatan dihadiri guru-guru mata pelajaran sejarah se-Kota Cimahi.

Kampung Adat Cireundeu memiliki keunikan tersendiri. Terletak di Kelurahan Leuwigajah Kecamatan Cimahi Selatan Kota Cimahi, masyarakatnya memegang teguh budaya dan masih melaksanakan berbagai adat tradisi warisan leluhur. Kampung Adat Cireundeu juga kini resmi menjadi bagian dari Kesatuan Masyarakat Hukum Adat (KMHA). Keunikan lainnya terutama warga adat Cireundeu tidak mengkonsumsi nasi dari beras padi, melainkan konsumsi singkong sebagai sumber karbohidrat. Keunikan Kampung Adat Cireundeu tersebut dituangkan dalam buku "Sejarah Cireundeu", yang ditulis Dr. Miftahul Falah, M.Hum dari Program Studi Ilmu Sejarah, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran. 

Penjabat (Pj) Wali Kota Cimahi, Dicky Saromi, mengatakan, pengenalan sejarah menjadi salah satu cara pelestarian budaya dan dapat dikenalkan kepada generasi selanjutnya."Pengetahuan masa lampau khususnya Kampung Adat Cireundeu, disampaikan kepada masyarakat dalam bentuk sebuah kisah atau historiografi akan menciptakan kesinambungan dengan masa sekarang. Karena itu, ini tidak hanya sekedar menghimpun sumber arsip bernilai sejarah tentang Kampung Adat Cireundeu, melainkan juga memfungsionalkan sumber-sumber tersebut menjadi bahan literasi untuk keperluan penyediaan pengetahuan bagi masyarakat Kota Cimahi," ujarnya.

Tersusunnya Buku Sejarah Kampung Adat Cireundeu akan memberikan sumber informasi bagi semua generasi, untuk pendidikan dan pembelajaran. Nantinya, masyarakat dapat memahami perkembangan Cireundeu dan mengatasi tantangan jaman.

"Diharapkan buku ini dapat menjadi sumber pengetahuan untuk memberikan pemahaman historis, sosial-budaya, ekonomi masyarakat Kota Cimahi," ungkapnya.

Kepala Dinas Arsip Daerah Kota Cimahi Dani Bastiani menambahkan, penyusunan buku menjadi upaya Pemerintah Kota Cimahi melestarikan dan mendokumentasikan adat masyarakat Cireundeu dalam bentuk literatur.

"Buku Sejarah Cireundeu ini merupakan buku pertama tentang Kampung Adat Cireundeu. Buku ini dapat dijadikan sebagai bahan untuk memperkaya literasi masyarakat Kota Cimahi, karena itu kami mengundang guru sejarah se-Kota Cimahi sehingga harapannya dapat menambah pengetahuan peserta didik di Kota Cimahi mengenai keunikan di Kota Cimahi," ungkapnya. 

Penulis Buku Sejarah Cireundeu Miftahul Falah menyatakan, potensi kearifan lokal Kampung Adat Cireundeu begitu besar dan harus mendapat perhatian dari pemerintah daerah dalam upaya pelestariannya. 

"Salah satu keunikan di Kota Cimahi yaitu keberadaan Kampung Adat Cireundeu. Beberapa pihak ada yang mencoba seakan meniadakan baik dari aspek sosial budaya, bukan hanya karena semata-mata berbeda kepercayaan. Padahal, perbedaan kepercayaan bukan sesuatu yang harus diperdebatkan," katanya. Miftahul mengatakan, masyarakat Kota Cimahi tidak perlu jauh-jauh mencari ke daerah lain bila ingin mempelajari mengenai sejarah leluhur suku Sunda.

"Masyarakat Kampung Adat Cireundeu sendiri merupakan miniatur budaya Sunda zaman dulu, terlepas dari berbagai proses dinamika yang menyertai Cireundeu sejak awal," tambahnya.

Karena itu, Kampung Adat Cireundeu dengan segala keunikan dan kearifan lokalnya harus dilestarikan. "Kampung Adat Cireundeu berbeda dengan kampung adat lainnya, sudah jadi kesatuan adat sejak pertamanya. Cireundeu sejak awal telah memiliki suatu identitas, dan ini terkait dengan Kota Cimahi sehingga harus dilestarikan dan jangan sampai hilang," tandasnya.**