CIMAHI.- Pj. Wali Kota Cimahi Benny Bachtiar, menyoroti pentingnya peran orang tua dalam mengawal anak-anak di era digital. Hal itu diperlukan untuk mencegah anak-anak terjerumus dampak negatif digitalisasi ditengah arus informasi tanpa batas.
Demikian disampaikan pada kegiatan seminar Parenting diinisiasi SMPN 10 Cimahi di gedung Cimahi Techno Park Jalan Baros Kota Cimahi. Kegiatan dihadiri tenaga pendidik, orangtua, dan para siswa.
"Era digital ini bisa memberikan dampak positif, tetapi juga bisa berdampak negatif karena tidak ada lagi batasan informasi yang masuk. Maka, pengawasan dan bimbingan dari orang tua sangat penting," katanya.
Benny turut menyoroti fenomena penggunaan teknologi yang berpotensi menjauhkan dan menurunkan interaksi sosial, misalnya interaksi dalam keluarga yang seringkali sibuk dengan gawai masing-masing meski sedang berada dalam satu ruangan. Sebagai perbandingan, kebijakan di Vietnam yang melarang anak-anak usia sekolah dasar dan SMP bermain gadget sehingga interaksi sosial di negara tersebut tetap terjaga dengan baik. Pemerintah Vietnam bahkan menyediakan permainan tradisional setiap akhir pekan untuk mendorong interaksi sosial di kalangan anak-anak.
"Dengan perkembangan teknologi yang begitu pesat, orang tua agar bijak dalam mengawasi anak-anak mereka dalam menggunakan gadget sehingga tidak kehilangan masa kecil dengan diwarnai interaksi sosial bersama lingkungan sekitar," tuturnya.
Kepala Sekolah SMPN 10 Kota Cimahi, Dewi Ratna Komarawati Surya, menegaskan pentingnya kolaborasi antara guru dan orang tua dalam membentuk karakter generasi muda yang siap menghadapi masa depan. Perkembangan teknologi dan media sosial saat ini menjadi tantangan tersendiri dalam mengasuh anak.
"Anak-anak saat ini harus bersaing dengan media dan lingkungan yang begitu terbuka. Mereka sangat mudah terkontaminasi oleh informasi dari media sosial," ujarnya.
Ia mengungkapkan kekhawatirannya terhadap dampak digitalisasi terhadap perkembangan anak. Oleh karena itu, upaya tenaga pendidik dalam membimbing siswa harus didukung dengan keterlibatan orang tua.
"Dunia pendidikan memiliki peran yang sangat strategis dalam mempersiapkan mental generasi Alfa agar mereka siap membangun Indonesia di masa depan," katanya.
Salah satu tantangan terbesar dalam mendidik anak saat ini terutama penggunaan gadget.
"Melalui gadget, dunia anak semakin terbuka, bahkan lebih terbuka dari yang kita alami sebelumnya. Kita harus mengantisipasi bagaimana mengatasi masalah yang dihadapi anak dalam penggunaan teknologi ini," imbuhnya.
Program parenting menjadi salah satu upaya menjembatani kesenjangan generasi. "Parenting ini akan membekali orang tua dengan pengetahuan dan keterampilan untuk membantu anak-anak mengembangkan minat dan bakatnya, serta menghadapi tantangan di masa depan," tandasnya.***