Loading...

Lewat Permainan Tradisional, Cimahi Bangun Generasi Emas di Hari Anak Nasional

Rano Hardiana 24 Juli 2025 811 kali dilihat
Bagikan:
NotFound

CIMAHI.- Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2025, Pemerintah Kota Cimahi melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Cimahi menyelenggarakan kegiatan peringatan Hari Anak Nasional bersama para siswa di SDN Cimahi Mandiri 1 pada Rabu (23/07). Kegiatan ini turut dihadiri oleh Bunda PAUD Kota Cimahi, Midjiati Ningsih, serta para guru, orang tua, dan perwakilan pemerintah daerah.

Peringatan HAN ini menjadi wujud nyata dari komitmen Pemkot Cimahi dalam memenuhi hak dan perlindungan anak-anak di kota ini. Acara yang dilaksanakan di lingkungan sekolah dasar tersebut dipenuhi dengan nuansa ceria dan edukatif, sekaligus menjadi momentum penting untuk menanamkan nilai-nilai moral serta memperkenalkan kembali budaya lokal kepada generasi muda.

“Banyak sekali yang ingin kita berikan kepada anak-anak, terutama pengertian agar mereka mengenal kembali permainan-permainan zaman dulu,” ujar Midjiati.

Ia menekankan pentingnya menjauhkan anak-anak dari ketergantungan pada gawai dan menggantinya dengan aktivitas yang lebih membangun interaksi sosial serta kreativitas. Selain itu, perhatian terhadap pola pengasuhan anak harus diperkuat, termasuk dalam hal membatasi pergaulan bebas dan memberikan pemahaman yang benar sejak dini. Tak hanya itu, ia juga mengajak seluruh orang tua dan elemen masyarakat untuk terus mengingatkan anak-anak terkait pentingnya pola makan sehat dan gaya hidup seimbang. Anak-anak Cimahi, menurutnya, adalah generasi muda yang menyimpan harapan besar bagi masa depan bangsa. “Harapan kita semuanya adalah anak Kota Cimahi menjadi anak generasi emas,” tutupnya.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Cimahi menegaskan komitmennya dalam membentuk generasi emas yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara mental, sosial, dan budaya. Dengan menghidupkan kembali permainan tradisional di tengah derasnya arus digitalisasi, Cimahi ingin menegaskan bahwa masa depan anak-anak harus dibangun dengan akar budaya yang kuat dan dukungan lingkungan yang sehat.***