CIMAHI.- Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi dibawah kepemimpinan Wali dan Wakil Wali Kota, Ngatiyana-Adhitia Yudisthira bakal fokus melakukan pembangunan infrastruktur di berbagai bidang seperti jalan, pendidikan hingga kesehatan. Hal itu dilakukan gara programnya bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kota Cimahi.
"Jadi fokus pembangunan infrastruktur di Kota Cimahi akan kita mulai secara masif tahun 2026 sesuai dengan rencana kerja anggaran yang saat ini masih disusun," kata Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudisthira, Jum'at (19/9/2025).
Namun gambaran sementaranya, terang Adhtia, Pemkot Cimahi setiap tahunnya akan mengalokasikan 30 persen Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Cimahi untuk kebutuhan infrastruktur yang dampaknya akan langsung dirasakan masyarakat.
Seperti untuk pembangunan jalan beserta turunannya seperti drainase, trotoar, penerangan jalan umum (PJU) dan lain-lain. Kemudian pembangunan gedung sekolah baru hingga rehabilitasi ruang kelas yang sudah tidak layak hingga pembuatan Puskesmas baru serta Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) tipe D.
"30 persenan anggaran akan digunakan untuk belanja pembanguan. Kita fokuskan ke arah pembangunan infrastruktur," ucap Adhitia.
Selain itu, Adhitia memastikan Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) kembali bakal digulirkan mulai tahun depan. Namun, kata dia, konsep yang sudah dituangkan dalam Peraturan Wali Kota (Perwal) itu dipastikan berbeda dengan tahun sebelumnya.
"Nanti akan berbeda konsepnya, aturan mainnya sudah dikunci melalui Perwal termasuk daftar menunya sudah ditentukan. Jadi tidak begitu saja uang dikasih ke RT RW, nanti tidak terkelola dengan baik. Akan difokuskan ke infrastruktur wilayah plus penanganan sampah," jelas dia.***