CIMAHI.- Masyarakat diminta waspada atas upaya penipuan mengatasnamakan pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Cimahi. Pasalnya, nama pejabat terkait dicatut oleh pihak tak bertanggung jawab untuk mencari keuntungan dari masyarakat.
Salah satu nama yang dicatut oleh terduga pelaku penipu mengatasnamakan Wakil Wali Kota Adhitia Yudisthira. Nama Wakil Wali Kota sudah beberapa kali dicatut untuk kasus serupa.
Modus yang dilakukan para pelaku penipuan yaitu pelaku membuat akun WhatsApp dengan nama dan foto pejabat, lalu mengirim pesan seolah dari instansi resmi.
Biasanya mereka meminta uang, kode OTP, atau data pribadi dengan alasan "bantuan", "biaya administrasi", atau "program resmi".
Dengan modus yang dilancarkan tersebut, terdapat dampak dan resiko bagi masyarakat yang sudah percaya. Mulai dari kerugian finansial akibat transfer palsu, kebocoran data pribadi dan penyalahgunaan identitas, serta hilangnya kepercayaan publik pada pejabat/instansi.
Untuk mengantisipasi agar tidak tertipu modus tersebut, masyarakat agar melakukan pengecekan terlebih dahulu nomor pengirim untuk memastikan nomor resmi instansi atau lainnya.
Masyarakat diminta agar tidak melakukan pengiriman OTP, password, atau data pribadi ke nomor WA yang tidak dikenal. Diharapkan masyarakat tidak panik saat diminta transfer cepat ke nomor rekening tabungan.
Selain itu, jangan lupa masyarakat agar menghubungi kantor/CSIRT Pemkot Cimahi untuk verifikasi. Serta, segera melaporkan ke pihak berwenang jika sudah terjadi penipuan.
Pejabat Pemkot Cimahi tidak pernah meminta uang lewat WhatsApp. Masyarakat Kota Cimahi diharapkan dapat bijak di balik layar, agar aman di dunia maya.**