Loading...

Pemkot Cimahi Imbau SPPG Serap Produk Lokal untuk Olah MBG

Rano Hardiana 18 November 2025 2669 kali dilihat
Bagikan:
Pemkot Cimahi Imbau SPPG Serap Produk Lokal untuk Olah MBG
CIMAHI.- Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi berharap produk pangan dan pertanian lokal bisa lebih banyak diakomodir Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam mengolah menu Makan Bergizi Gratis (MBG). Sehingga selain tentunya bisa membantu kebutuhan gizi penerima, kehadiran MBG juga bisa mendongkrak dari sisi perekonomian lokal.

"Kalau kita selalu imbau karena peran dan fungsi SPPG juga untuk meningkatkan perekonomian dari UMKM atau pasar atau kelompok," imbuh Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kota Cimahi, Tita Mariam, Selasa (18/11/2025).

Sepengetahuannya, memang sejauh ini ada SPPG yang sudah menggunakan produk lokal untuk mengolah MBG. Termasuk dari pasar tradisional. "Memang sudah ada SPPG yang menggunakan produk pangan dan pertanian lokal. Ada juga yang beli bahan bakunya dari pasar-pasar tradisional," ucap dia.

Selain memacu sirkulasi ekonomi, pihaknya juga berperan melakukan pemeriksan bahan baku sebelum diolah. Hal itu dilakukan untuk memastikan keamanan bahan baku yang akan diolah sebagai upaya mencegah terjadinya keracunan usai mengkonsumsi MBG. 

"Terkait keamanan pangan jadi bahan baku sebelum diolah, dipasak bahan baku segarnya itu kita periksa dulu. Sejauh ini hasil pemeriksaan kualitasnya masih bagus," kata Tita.

Berdasarkan data Dispangtan, jumlah SPPG di Kota Cimahi yang mengolah menu MBG sudah ada 34 titik. Dari jumlah itu, yang baru beroperasional mengolah menu program yang digagas Presiden Prabowo Subianto itu sudah ada 29 SPPG. Pihaknya terus melakukan pemeriksaan bahan baku agar aman untuk diolah.

Bahan baku segar yang diperiksa di SPPG itu meliputi sayuran seperti wortel, pakcoy, jagung baby, sawi putih, bawang merah  bawang putih, serai, bawang bombay, lecci, melon, semangka, anggur, jeruk serta emeriksaan protein hewani seperti daging sapi, ayam dan telur yang biasanya digunakan di untuk menu MBG.

"Sayurannya proteinnya ayamnya juga diperiksa. Sejauh ini hasilnya masih diambang batas aman, seperti sayuran dari pestisidanya. Kalau daging misalnya formalin," ujar Tita.

Kemudian, pihaknya memastikan bahan baku dari mulai sayuran hingga daging yang diolah di dapur SPPG dalam kondisi segar. Tita mengatakan, pemeriksaan bahan pangan yang akan diolah untuk menu MBG ini dilakukan untuk memastikan keamanan dan mencegah hal-hal yang tidak diinginkan seperti keracunan.

"Kalau di Cimahi alhamdulillah, ayam mereka selalu fresh jadi hari ini dikirim langsung dimasak abis. Enggak nyimpen stok kebanyakannya," tandas Tita.***