CIMAHI.- Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi mendukung rencana elektrifikasi jalur kereta dari Padalarang-Cicalengka yang ditargetkan akan selesai pada tahun 2027 mendatang. Beberapa daerah yang akan dilintasi Kereta Rel Listrik (KRL) itu meliputi Kabupaten Bandung Barat, Kota Cimahi, Kota Bandung, dan Kabupaten Bandung sejauh 42 kilometer.
Proyek elektrifikasi yang merupakan salah satu bagian dari nota kesepahaman (MoU) antara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) sebagai bagian dari upaya modernisasi transportasi publik di Jawa Barat.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Cimahi Endang mengatakan, secara langsung pihaknya belum menerima informasi resmi terkait KRL Bandung Raya rute Padalarang (Kabupaten Bandung Barat)-Cicalengka (Kabupaten Bandung) yang melintasi Kota Cimahi dan Kota Bandung. Meski begitu, pihaknnya mendukung penuh penambahan transportasi massal itu.
"Belum ada sejauh ini sejak saya menjabat informasi atau undangan (pembahasan). Tapi pada intinya kami mendukung penuh adanya penambahan transportasi massal ini," kata Endang, Kamis (27/11/2025).
Menurut Endang, kehadiran KRL Bandung Raya rute Padalarang-Cicalengka nantinya akan menambah alternatif bagi masyarakat yang akan melakukan mobilitas yang lebih yang lebih cepat, ramah lingkungan, dan berbiaya terjangkau.
Kehadiran KRT Bandung Raya itu merupakan komitmen memperkuat layanan transportasi kereta api itu meliputi peningkatan kualitas layanan kereta, pembangunan dan pengembangan infrastruktur, penataan stasiun, hingga penyediaan layanan kereta yang mendukung aktivitas petani, pedagang, sektor pariwisata, serta mobilitas masyarakat umum.
"Dampaknya kalau untuk kita kan masyarakat jadi ada pilihan alternatif untuk melakukan mobilitas. Mudah-mudahan dengan adanya peningkatan pelayanan dengan elektrifikasi kereta api ini ini permasalahan waktu, kenyamanan dan keselamatan mudah-mudahan bisa meningkat," ujar Endang.
Jika kereta itu aktif dan antar daerah sudah saling terhubung dengan moda transportasi yang murah dan ramah lingkungan, Endang berhadap masyarakat perlahan akan bergeser dari kendaraan pribadi menggunakan kereta api. Dampaknya, bukan hanya lebih efisien soal waktu, tapi akan mengurai kemacetan di Kota Cimahi khususnya.
"Mudah-mudahan dengan peningkatan pelayanan ini antusias masyarakat kita untuk menggunakan kendaraan massal seperti kereta api bisa meningkat. Sehingga bisa mengurangi jumlah kendaaraan pribadi yang selama ini berkontribusi terhadap kepadatan dan kemacetan di Kota Cimahi," pungkasnya.***