Perusahaan asal Rusia, Micran Research and Production Company (MRPC) siap menanamkan modalnya di Kota Cimahi dengan mendirikan industri teknologi informasi (TI). Nilai investasi yang akan ditanamkannya mencapai Rp 5 triliun.
Untuk kepentingan itu, perusahaan yang didirikan pada tahun 1991 tersebut, tengah menjajaki kemungkinan kerja sama dengan Pemerintah Kota Cimahi. Pada Rabu (29/5), delegasi MRPC yang dipimpin Egor Ilyin mengadakan pembicaraan dengan Pemkot Cimahi di Aula Gedung A Pemkot Cimahi Jln. Demang Hardjakusumah. Delegasi MRPC diterima Wali Kota Cimahi, Hj. Atty Suharti Tochija.
Teknologi informasi yang akan dikembangkan adalah alat komunikasi bernama parkling yang memungkinkan seseorang melakukan komunikasi melalui suara, data, dan internet dengan frekuensi 500 Mhz. Alat terebut memakai gelombang UHF seperti halnya televisi. Ia memastikan, dengan alat itu, meskipun yang dihubungi berada di atas atau di balik pegunungan, komunikasi akan tetap lancar.
Wali Kota Cimahi, Hj. Atty Suharti mengatakan, Pemkot Cimahi membuka lebar para investor yang mau menanamkan modalnya. Sebab, Cimahi tidak memiliki kekayaan sumber daya alam, sehingga hanya mengandalkan sumber daya manusia unggul. (Dhany/Humas Pemkot Cimahi)