
CIMAHI.- Perusahaan asal Rusia, Micran Research and Production Company mengajak Pemkot Cimahi bekerjasama di bidang telekomunikasi. Mereka berniat menanamkan modalnya di Kota Cimahi.
Konsultan IT, Ahmad Sudarmaji mengatakan Rusia mempunyai teknologi untuk mewujudkan Universal Service Obligation [USO]. "Melihat Indonesia masih banyak daerah terpencil, Rusia menilai cocok jika investasi diterapkan disini. Terutama, di Cimahi," katanya.
Pada kesempatan tersebut, Mr. Igor Ilyin sebagai expert dari Micran melakukan demonstrasi produk telekomunikasi. Dia melakukan telekonference dengan pengajar di SMKN 2 Cimahi melalui video streaming menggunakan jarinan frekuensi VHF.
Apabila animo pasar bagus, maka pabrik tersebut bisa langsung dibangun dengan catatan harus ada campur tangan pihak kektiga yang mau ikut berpartisipasi dalam pembangunan pabrik tersebut. Sebab, perusahaan tersebut pada prinsipnya hanya melakukan alih teknologi.
"Pangsa pasarnya adalah Asia Pasifik. Jadi, kalau ada yang berminat tinggal pesan saja dan siap bikin," ujarnya.
Wali Kota Cimahi Atty Suharti mengungkapkan pihaknya membuka lebar sejumlah investor yang mau menanamkan modalnya di Cimahi. "Makanya, kami akan fokus dalam membangun industri kreatif berbasis animasi. Dan Baros Information and Technology Creative [BITC] menjadi simbolnya," ucapnya. (NF)