Loading...

Kunjungan Studi Percetakan Uang Republik Indonesia Ke Balai Benih Ikan Air Tawar Kota Cimahi

Administrator 10 Juni 2014 470 kali dilihat
Bagikan:
NotFound

Balai Benih Ikan Air Tawar Kota Cimahi kembali mendapat kunjungan. Kali ini kunjungan berasal dari pegawai PERUM PERURI atau Percetakan Uang Republik Indonesia. PERURI atau Percetakan Uang Republik Indonesia adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang ditugasi untuk mencetak uang rupiah (baik uang kertas maupun uang logam) bagi Republik Indonesia, sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 32 tahun 2006. Selain mencetak uang rupiah Republik Indonesia, juga mencetak produk sekuriti lainnya, termasuk cetakan kertas berharga non uang dan logam non uang. Sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2006 di atas, Perum Percetakan Uang Republik Indonesia (PERUM PERURI) diberikan tugas dan wewenang untuk mencetak lima produk unggulan, yakni uang Republik Indonesia yang meliputi uang kertas dan uang logam, paspor RI, pita cukai, meterai, dan sertifikat tanah. Setiap produk yang dicetak oleh Perum Peruri mempunyai ciri khusus yang mengutamakan segi-segi pengamanan, mengingat dokumen tersebut merupakan dokumen negara yang sangat vital. Oleh karena itu, Perum Peruri selalu memfokuskan unsur-unsur sekuriti atau security feature pada setiap produk cetakannya. Perum Peruri juga pernah mendapat kepercayaan untuk mencetak dokumen-dokumen sekuriti negara lain atau luar negeri, diantaranya negara Malaysia, Sri Lanka dan Nepal.


Tujuan kunjungan PERUM PERURI ke Balai Benih Ikan Air Tawar Kota Cimahi adalah untuk mempelajari Perikanan air tawar serta potensi ekonominya jika dijadikan lahan bisnis bagi para pegawai Perum PERURI yang akan menghadapi masa pensiun. Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Jum’at tanggal 6 Juni 2014, ini dipandu oleh staf khusus Perikanan di Balai Benih Ikan Air Tawar Kota Cimahi. Karena sedikitnya waktu yang tersedia, para peserta hanya diberikan pemaparan teori serta sedikit praktek penyuntikan pada jenis ikan lele sangkuriang. Ketertarikan para peserta terlihat ketika peserta ingin mencoba sendiri, untuk praktek penyuntikan lele sangkuriang sebagai tahapan dalam proses pemijahan.


Berbagai kunjungan yang ditujukan ke Balai Benih Ikan Air Tawar Kota Cimahi dalam kurun waktu Juli 2013 – Juni 2014 ini semakin meningkat. Hal ini disebabkan karena terbitnya peraturan walikota Cimahi tentang UPT, yang menyebutkan UPT Balai Benih Ikan Air Tawar dan Pusat Kesehatan Hewan Kota Cimahi sebagai salah satu UPT di lingkungan Pemerintah Kota Cimahi. Dengan struktur tanggung jawab yang langsung ke Kepala Dinas, lebih memudahkan dalam berkreatifitas dan berkoordinasi mengembangkan program dan kegiatan kedepannya. Kunjungan-kunjungan tersebut berasal dari beberapa unsur, ada unsur pemerintah, unsur swasta seperti PT Telkom, PT PLN, Pelindo, dll, ada juga unsur institusi pendidikan seperti dari UNPAD, UPI, UIN Sunan Gunung Jati yang menawarkan berbagai kerjasama yang saling menguntungkan dalam pengembangan perikanan di Kota Cimahi, ada unsur mahasiswa seperti mahasiswa UNPAD, UNJANI, STKIP Siliwangi dll, ada juga yang sifatnya pribadi yang berasal dari komunitas-komunitas usaha yang ada di Kota Cimahi.


Diharapkan dengan berbagai kunjungan ini, Balai Benih Ikan Air Kota Cimahi dapat lebih mengembangkan potensinya serta memancing masyarakat Kota Cimahi untuk dapat menggerakan perekonomian melalui usaha budidaya perikanan.