CIMAHI - Walikota Cimahi Atty Suharti mengunjungi keluarga para korban meninggal dalam tragedi Mina saat hendak melaksanakan lempar jumrah di Arab Saudi pada Kamis (24/9) lalu.
Berdasarkan data yang diterima, ada enam warga Cimahi yang meninggal dalam tragedi Mina tergabung dalam kloter 61 diantaranya Neneng Rukmini binti Didin Minwari, Eti Kusmiati binti idit, Tanti Puspitawati binti H. Soeharsono, Rina Oktarina binti Sirodz Thoyib, dan pasangan suami istri Erik Suryaman bin Aceng Kartika-Neneng Nurjuwita Wati binti Deni Sahroni.
Dalam kesempatan tersebut, Atty mengucapkan turut berbelansungkawa atas nama pemerintah kota dan priba serta berharap keluarga yang ditinggalkan semoga diberi ketabahan.
"Kami doakan agar mereka yang meninggal mendapatkan yang terbaik. Siapa pun dia, tentunya tidak ingin mengalami kejadian ini," kata Atty saat ditemui di kediaman salah seorang korban Mina, Neneng Rukmini di Jln. Usman Dhomiri, RT 01 RW 03 Kel. Padasuka, Kec. Cimahi Tengah, Selasa (29/9).
Menurut Atty, pihaknya berjanji akan terus memantau korban tragedi Mina. Apalagi, saat ini masih ada jamaah haji yang belum diketahui keberadaannya. Mereka yang menjadi korban tragedi Mina itu mayoritas berangkat dari luar kloter Cimahi.
Randi Kurniawan, anak kedua Neneng mengucapkan terimakasih kepada pemerintah kota yang telah mengunjungi para keluarga korban. Dia berharap Pemkot Cimahi terus memberikan informasi karena masih banyak jemaah haji asal Cimahi yang belum diketahui kondisinya.
"Alhamdulillah kondisi bapak sudah pulih meski mengalami luka di kaki," katanya. (ha)