CIMAHI - Walikota Cimahi Atty Suharti menghimbau masyarakat serta
peneggak hukum mewaspadai masuknya paham-paham yang bertentangan dengan
ajaran agama dan ideologi negara seperti yang ramai diberitakan baik
ISIS maupun Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar).
Atty
menyampaikan semua paham yang bertentangan dengan ajaran agama dan
ideologi negara tidak boleh masuk ke Kota Cimahi. Dirinya, bersyukur
karena hingga saat ini tim Pengawas Aliran Kepercayaan Masyarakat
(PAKEM) Kota Cimahi belum melaporkan adanya ajaran ini.
"Namun,
kita patut waspada serta terus memantau pergerakan ISIS, dimana kita
tahu bahwa dari laporan pusat, semua daerah bisa disusupi ajaran ini,"
katanya, kepada pewarta, Kamis (21/1).
Dalam
menyikapi hal ini, Walikota Cimahi akan melaksanakan rapat konsiliasi
dengan tim PAKEM, yang di ketuai oleh kepala Kejari Kota Cimahi.
Sedangkan,
apabila ada Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkot mengikuti
ajaran-ajaran yang meresahkan tersebut, dirinya akan mengambil tindakan
tegas.
"Jika PNS kita mengikuti ajaran ini,
saya akan memberikan tindakan tegas karena ajaran ini dapat membelah
persatuan NKRI," pungkasnya. (ha)