CIMAHI - Rumah Sakit Umum (RSU) Cibabat pada tahun ini menargetkan untuk menuntaskan pembangunan IGD Center dan Pelayanan Obstetri Neonatal Emergency Dasar (PONED). Hal tersebut agar pengembangan IGD semakin representatif.
Wakil Direktur RSUD Cibabat Jajang Effendi mengungkapkan, pengembangan IGD center berbeda dengan pemgembangan gedung C. IGD center anggarannya sudah tersedia dari bantuan Pemerintah Provinsi sebesar Rp2 miliar.
"Nantinya, IGD Cibabat akan memiliki 3 lantai. Sekarang di IGD center itu akan dilakukan finishing. Untuk pengembangan gedung C diharapkan tahun 2016 ini juga," katanya, kepada pewarta, Rabu (27/1).
Dia menjelaskan, setiap lantai di IGD akan dihubungkan dengan lift, lantai 2 untuk pelayanan PONED, sanitasi, dan lainnya. Dan paling penting, di lantai 3 akan tersedia ruang rawat inap sementara.
Dengan pengembangan ini, pihaknya berharap pelayanan untuk masyarakat akan semakin baik. Terlebih lagi, beberapa fasilitas lain kini telah dimiliki oleh RSU ini.
"Kita juga sudah memiliki alat hemodialisa atau alat cuci darah yang jauh lebih baik. Selain bangunan, pelayanan medik di RSU Cibabat ini juga terus mengalami peningkatan yang baik," pungkasnya. (ha)