CIMAHI.- Sebanyak 4.326 keluarga sangat miskin (KSM) Kota Cimahi menerima bantuan dana program keluarga harapan (PKH) tahap
1 tahun 2016. Nilai bantuan diterima berbeda-beda tiap keluarga sesuai beban ekonomi.
Salah
satu penerima dana PKH yaitu Tatat (50) warga Kelurahan Leuwigajah.
Dirinya mendapat dana PKH sebesar Rp 1,3 juta untuk kebutuhan biaya
pendidikan anak-anaknya. "Anak yang sekolah masih banyak, ini sangat
membantu," ujarnya.
Selain biaya pendidikan, harus menggunakan dana PKH untuk pembiayaan kesehatan. "Buat biaya kesehatan juga," tuturnya.
Kepala
Bidang Sosial Disnakertransos Kota Cimahi Ero Kusnadi mengatakan, dana
PKH yang diterima RTM merupakan tahap I tahun 2016.
"Penerima PKH merupakan warga miskin dengan berbagai kriteria untuk keperluan di bidang kesehatan dan pendidikan," ujarnya.
Total
dana yang tersedia mencapai Rp 3,633 miliar. "Tiap keluarga menerima
nilai yang berbeda sesuai jumlah tanggungan," ucapnya.
Warga yang
memiliki anak usia sekolah mendapat subsidi biaya pendidikan dari mulai
SD-SMP-SMA. Bagi ibu hamil, juga mendapat subsidi untuk biaya kesehatan.
"Untuk ibu hamil justru ada peningkatan bantuan dari Rp 200.000 menjadi Rp 250.000," ungkapnya.
Diharapkan
penggunaan dana PKH sesuai syarat yang diberikan kepada KSM. "Kami
berharap, masyarakat bisa memanfaatkan sebaik mungkin bantuan yang telah
diterimanya," pungkasnya.
Wakil
Kepala Kantor Pos Cimahi Imam Sunandi mengatakan, pihaknya sudah
terbiasa melakukan pelayanan pembayaran dana bantuan PKH. "Mekanismenya
sama saja, penerima wajib melampirkan kartu keluarga untuk memastikan
penerima sesuai dengan tercantum pada kartu penerima," katanya.
Dana
bantuan sudah disalurkan ke tiap rekening penerima. "Jika ada yang
berhalangan mengambil sesuai jadwal, kami tetap melakukan pelayanan.
Dana tidak hangus, ada di tiap rekening masing-masing," ujarnya. (RR)