CIMAHI - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota
Cimahi hingga Desember 2016 ini menargetkan sebanyak mungkin pencetakan
Kartu Identias Anak (KIA).
Kabid Kependudukan Disdukcapil Kota
Cimahi Dessy Setiawati menjelaskan, tehnis pencetakan KTP anak itu
dengan cara menginput data-data anak ke sistem yang ditargetkan selesai
pada Juni.
"Kita masukan dulu aja datanya seperti foto dan
data-data lainnya. Nanti pada saat blankonya sudah ada kita tinggal
cetak," ucapnya, kepada pewarta, Kamis (28/4).
Disdukcapil Cimahi
pada tahun ini mendapatkan kuota pencetakan Kartu Identitas Anak (KIA)
sebanyak 50% dari total anak yang ada di Cimahi. Jumlah pencetakan
blanko sebanyak itu setelah pihaknya menerima selebaran dari Kementerian
Dalam Negeri yang menyebutkan Cimahi mendapatkan alokasi 87.000 blanko.
Dengan
alokasi sebanyak itu diharapkannya bisa memenuhi pencetakan 50% anak
yang berhak mendapatkannya. Tapi, mengingat waktu dirinya memprediksi
blanko itu baru turun pada Juni atau Juli mendatang.
Pasalnya,
saat ini proyek tersebut statusnya dalam proses lelang di kementerian.
Pemerintah daerah secara perlahan melakukan sosialisasi ke masyarakat
dengan berbagai bentuk agar bisa diterima dan dipahami masyarakat.
"Untuk
persipanan, kami kota/kota belum terlalu banyak melakukan persipan.
Yang pasti soal KTP anak ini kami sudah dapat SKnya bahwa Cimahi
termasuk dalam 50 kota/kab yang termasuk pelaksanaannya lebih dulu, jadi
bukan pilot project," ujarnya.
Pemerintah pusat sendiri, sejauh
ini baru menyosialisasikannya ke 50 kota/kab. Di luar kota dan kabupaten
itu, sudah ada sejumlah daerah yang telah lebih dulu menerapkan program
tersebut seperti Kab Bantul dan Kota Makassar