CIMAHI - Wali Kota Cimahi Atty Suharti mendapatkan penghargaan di bidang
pendidikan Een Sukaesih Award 2016 Anugerah Guru Inspiratif Jawa Barat.
Gelar tersebut diserahkan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, di Aula
Barat Gedung Sate Jalan Diponegoro No 22 Bandung.
Bersama Cimahi,
tiga daerah lainnya di Jawa Barat mendapatkan anugerah yang sama.
Yakni, Kota Bandung, Kabupaten Purwakarta dan Kabupaten Garut.
Gubernur
Jawa Barat Ahmad Heryawan dalam sambutannya menjelaskan, acara tersebut
sangat bermakna bagi pendidikan Indonesia. Pemberian anugerah kepada 40
nomine guru inspiratif ini dan kepala daerah memberikan makna sangat
mendalam.
Maka pantas, guru dan kedua orang tua wajib dipuji oleh
siapa pun. Di muka bumi ini, kata Aher, semua manusia berhutang budi
pada orang tua dan guru.
Ia menjelaskan. Urusan guru bukan
masalah kecerdasan semata. Tapi kecerdasan secara utuh. Manusia cerdas
yang memahami kehidupan seutuhnya.
Dikatakannya, pendidikan
Indonesia masih mengandalkan hard skill. Ornag yang dihargai
kecerdasannya hanya pikiran. Padahal, kecerdasan pikiram tidak
menyeluruh.
Kecerdasan haruslah berbicara pada pemahaman dalam urusan kehidupan. Merekalah yang seimbang antara soft skill dan hard skill.
Sosok
Bu Een, kata Aher, telah menghadirkan pentingnya membangun kecerdasan
soft skill itu. Menghadirkan secara utuh tentang peranan manusia.
Membangun makna pendidikan yang diharapkan tadi tidaklah terlambat. Menghadirkan makna pendidikan paling utama.
Cimahi
berhak mendapatkan gelar tersebut karena memiliki kebijakan yang fokus
pada pengembangan sumber daya manusia (SDM) ditengah keterbatasan sumber
daya alam (SDA).
Selain itu, Cimahi juga mendorong sekolah untuk
fokus membuka jurusan keahlian animasi, perfilman dan industri kreatif
untuk tingkat SMK dan sederajat
Tak hanya itu, Cimahi juga
dinilai telah berusaha maksimal dalam menciptakan budaya sekolah sehat.
Buktinya, sejumlah sekolah sudah mendapatkan penghargaan nasional
dibidang kesehatan lingkungan berbasis sekolah.
Pemerintah Cimahi
juga telah mendukung program pembangunan karakter siswa melalui kantin
kejujuran di sejumlah sekolah jenjang SMP dan SMA.
Mendorong
setiap sekolah untuk pengembangan ekoschool, menjaga kebersihan
lingkungan, taman-taman sekolah dan menyiapkan program bank sampah.