CIMAHI - Wali Kota Cimahi Atty Suharti berharap agar pelaksanaan Ujian
Nasional (UN) tingkat Sekolah Dasar (SD) berjalan dengan baik dan siswa
yang notabenya sebagai peserta bisa tenang dalam mengerjakan soal.
Menurutnya,
para peserta didik itu tidak perlu lagi takut akan hasil UN yang pada
tahun ini disebut juga Ujian Sekolah (US). Pasalnya, untuk tingkat SD
soalnya dibuat oleh pemerintah pusat dan provinsi.
Selain itu,
hasilnya pun tidak menjadi penentu satu-satunya karena ada varibel lain
yakni hasil Ujian Akhir Sekolah (UAS) yang telah dilaksanakan beberapa
hari sebelumnya.
"Bahkan untuk UAS ini soalnya dibuat oleh Dinas
Pendidikan kota dan kabupaten. Jadi, siswa harus tenang sehingga dalam
prosesnya pun mereka bisa lancar dan sukses," kata Atty usai meninjau
pelaksanaan UN di SDN I, II, III, V dan VI Pasir Kaliki, Kota Cimahi,
Senin (16/5/2016).
Selain itu, sebelum pelaksanaan UN SD ini,
terang Atty, sebelumnya siswa sudah diberikan pembekalan terlebih dulu.
Pembekalan dilakukan agar siswa benar-benar siap dalam melaksanakan UN.
Pelaksanaan
UN tingkat SD tahun 2016 Kota Cimahi diikuti oleh 86.28 peserta dari
122 SD dan 508 dari 18 MI. Ada tiga mata pelajaran yang diujikan antara
lain yaitu Bahasa Indonesia, Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).
UAS
SD seluruh soal disiapkan oleh Dinas Pendidikan Kota. Sedangkan untuk
US SD, soal ujian dibuat langsung oleh pemerintah pusat dan pemerintah
provinsi dengan persentasi 25% dari pemerintah pusat dan 75% dari
pemerintah provinsi. (ha)