CIMAHI.- Kota
Cimahi berpartisipasi dalam program penjualan beras murah di Toko Tani
Indonesia (TTI) yang digagas Kementrian Pertanian RI. Hal itu dilakukan
untuk membantu masyarakat mengakses ketersediaan pangan dengan harga
terjangkau dan memotong mata rantai distribusi untuk kesejahteraan
petani.
Kabid.
Pertanian didampingi Kasi Pertanian Dinas Koperasi UMKM Perindustrian
Perdagangan dan Pertanian (Diskopindagtan) Kota Cimahi Asep Herman
didampingi Kasi Pertanian Azis Sumaryono mengatakan, pihaknya
mengikutsertakan 1 unit toko beras untuk program TTI melihat kesanggupan
pedagang.
"Sesuai tujuan didirikannya TTI adalah untuk memotong mata rantai pasokan hasil pertanian dari petani ke konsumen," katanya.
Dari
1 toko yang ikut program TTI, lanjutnya, akan dilakukan evaluasi
sejauhmana penjualan beras murah berlangsung. "Sejauh ini karena baru
launching kita evaluasi dulu. Kita mendorong pedagang lain untuk ikut
serta program TTI karena memudahkan masyarakat mengakses beras murah,"
tandasnya.
Penjualan beras murah tersebut diminati
masyarakat Kota Cimahi. Stok yang tersedia pun langsung ludes,
masyarakat berharap beras murah tersebut terus ada di pasaran karena
harganya terjangkau.
Pemilik
TTI di Pasar Atas, Agus Hambani (50), mengatakan, dirinya mendapat
kiriman beras murah sebanyak 3 kuintal 79 kg. "Ramai diminati pembeli
sehingga langsung ludes," katanya.
Banyak
pembeli meminta Agus menyediakan kembali beras murah tersebut. "Warga
minta beras itu tersedia terus karena harganya murah, kalau ada terus
bisa menekan harga beras yang lain sehingga tidak lagi mahal dan
terjangkau masyarakat," tuturnya. (RR)