Loading...

Kenaikan Harga Jelang Tahun Baru Masih Wajar

Administrator 26 Desember 2016 343 kali dilihat
Bagikan:
Kenaikan Harga Jelang Tahun Baru Masih Wajar
CIMAHI - Pemkot Cimahi menganggap kenaikan harga kebutuhan pokok masyarakat sebesar 10% pada saat menjelang Natal dan Tahun Baru masih diambang batas kewajaran. Pasalnya, pada momen besar ini biasanya ada peningkatan permintaan.

Kasubag Usaha Perekonomian Setda Kota Cimahi, Rika Darmayanti mengungkapkan, berdasarkan hasil pantauannya langsung, rerata ada kenaikan sebesar 5% untuk sejumlah kebutuhan pokok masyarakat di sejumlah pasar.

"Karena kenaikannya masih dalam kategori wajar kami tidak akan melakukan tindakan lanjutan. Tapi, kalau kenaikan harga sudah 10 persen ke atas, kami akan lakukan tidakan lanjutan dengan OPM," katanya, disela-sela Inspeksi Mendadak (Sidak) di Pasar Atas Baru dan Transmart Kota Cimahi, Jum'at (23/12).

Ia memprediksi bahwa harga bahan kebutuhan pokok masih akan mengalami kenaikan menjelang perayaan Natal Tahun Baru. Kondisi diatas sebenarnya bukanlah hal baru. Karena setiap tahun grafiknya memang menunjukkan seperti yang terpenting stoknya memadai.

Untuk mengamankan ketersediaan, Diskopindagtan akan berkoordinasi dengan kepala UPT pasar tradisional untuk menambah ketersediaan stok, agar permintaan seimbang dengan ketersediaan barang. Ia pun memprediksi bahwa harga tersebut akan naik lagi menjelang tahun baru maupun perayaan hari natal.

Harga daging sapi dijual seharga Rp 110.000 per kilogram, daging ayam Rp 32.000 per kilogram, telur Rp 22.750 per kilogram, cabai merah keriting Rp 60.000 per kilogram, cabai merah Rp 50.000 per kilogram, cabai rawit hijau Rp 65.000 per kilogram, cabai rawit merah Rp 75.000 per kilogram, bawang merah Rp 30.000 per kilogram, bawang putih Rp 40.000 per kilogram, kentang Rp 14.000 per kilogram, wortel Rp 8.000 per kilogram dan buncis Rp 14.000 per kilogram.

Terpisah, Wira Suwanto, Store manager Transmart mengakui bahwa sejumlah kebutuhan pokok mengalami kenaikan. Hal itu dipengaruhi distribusi barang dan menyesuaikan dengan kondisi harga pasar.

Kenaikan yang paling signifikan itu ia sebut terjadi di komoditas bawang merah dan aneka cabai.

“Ada beberapa persen kenaikan harga, terutama di kebutuhan harian,” ujar dia.