Loading...

Pemkot Cimahi Ajak Masyarakat Hemat Energi

Administrator 27 Maret 2017 128 kali dilihat
Bagikan:
Pemkot Cimahi Ajak Masyarakat Hemat Energi
CIMAHI - Plt Walikota Cimahi Sudiarto mengajak seluruh masyarakat untuk mulai melakukan gaya hidup yang ramah lingkungan dengan gerakan hemat energi. Peringatan Earth Hour harus menjadi momentum dalam rangka pembiasaan hemat energi.

Hal itu disampaikan Sudiarto saat menghadiri peringatan Earth Hour pada Sabtu (25/3) malam di halaman kantor DPRD Kota Cimahi. Hadir pada kesempatan itu, Sekda Cimahi Muhammad Yani dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Ade Ruhiyat.

"Mematikan minimal dua buah lampu dan alat elektronik yang tidak digunakan menjadi kebiasaan dan gaya hidup dalam kehidupan sehari-hari," katanya.

Menurutnya, hemat energi dan ramah lingkungan harus menjadi perhatian bersama. Pasalnya, saat ini dan di masa yang akan datang berpotensi terjadi penurunan kualitas lingkungan hidup yang akan mengancam perikehidupan manusia dan mahluk hidup lain sehingga perlu dilaksanakan upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup yang sungguh-sungguh dan konsisten.

Perubahan iklim dan pemanasan global saat ini bukan lagi hanya sekedar isu tapi nyata terasa. Sebagai bukti paling nyata dari perubahan iklim ini telah terjadi di Kota Cimahi adalah pada 2016 Cimahi hampir tidak mengalami musim kemarau. Sebanyak 282 hari Cimahi mengalami hujan.

"Bila saat ini kita dapat merasakan musim hujan sepanjang tahun, maka bukan hal yang mustahil bahwa kita akan mengalami musim kemarau sepanjang tahun di masa yang akan datang," ujarnya.

Perubahan ikilm ini semakin terasa karena tingginya tingkat emisi gas rumah kaca yang menyebabkan efek rumah kaca. Secara alami efek rumah kaca sangat bermanfaat bagi manusia karena adanya efek rumah kaca bumi menjadi hangat karena adnaya pantulan sinar matahari yang tertahan di bumi.

"Tapi, akibat aktivitas manusia yang senantiasa menghasilkan gas rumah kaca maka komposisi gas penyusun rumah kaca yang ada di udara semakin meningkat dan menyebabkan lapisan ozon menipis sehingga efek negatif terjadi," ucapnya. (HDA)