CIMAHI.- Sebanyak 65 pejabat di
lingkungan Pemkot Cimahi mengikuti workshop Sistem Pengendalian Intern
Pemerintah (SPIP) dan Manajemen Resiko di Hotel Simply Valore Jln. Baros
Kota Cimahi, Selasa (11/4/2017). Materi diberikan untuk meningkatkan
kapasitas pengelolaan keuangan dan tertib administrasi.
Plt.
Walikota Cimahi Sudiarto mengatakan, SPIP berfungsi sebagai pedoman
dalam penyelenggaraan dan tolok ukur efektivitas penyelenggaraan sistem
pengendalian intern. "Untuk menjawab tantangan birokrasi pemerintahan di
indonesia dalam mengelola keuangan negara," ujarnya.
Hal itu
Sesuai PP nomor 60 tahun 2008, lanjut Sudiarto, SPIP menjadi langkah konkrit untuk membentuk sistem pengendalian intern.
“Sehingga
siapapun pemegang amanah birokrasi pemerintahan, maka dengan sendirinya
sistem yang akan melakukan pengawasan," imbuhnya.
Sudiarto
menjelaskan, dalam penyelenggaraan SPIP peran Badan Pengawasan Keuangan
dan Pembangunan (BPKP) sebagai pembina penyelenggaraan SPIP untuk
memperkuat dan menunjang efektivitas sistem pengendalian intern sangat
diperlukan.
"Terhadap terselenggaranya SPIP di
lingkungan pemerintah sepenuhnya adalah menjadi tanggung jawab birokrat.
Oleh sebab itu SPIP penting untuk dipahami tidak saja oleh aparat
pengawasan intern pemerintah, namun juga seluruh komponen pelaku
manajemen pemerintahan,” terangnya.
Sudiarto
mengajak ASN di Kota Cimahi untuk berkomitmen dan upaya nyata menerapkan
SPIP secara konsisten dan berkesinambungan. "Efektifitas SPIP sangat
ditentukan saat menjadi budaya pengendalian internal organisasi
pemerintahan di indonesia guna menciptakan good governance dan clean
government,” tuturnya. (RR)