Loading...

Pokdarwis, Upaya Masyarakat Sadar Potensi Wisata

Administrator 25 September 2018 342 kali dilihat
Bagikan:
Pokdarwis, Upaya Masyarakat Sadar Potensi Wisata
CIMAHI.- Masyarakat perlu menyadari potensi daerah masing-masing sehingga muncul upaya pengelolaan wilayah menjadi tempat wisata. Keterbatasan sumber daya alam tidak membatasi potensi wisata Kota Cimahi.

Wali Kota Cimahi Ajay M. Priatna, mengatakan masyarakat perlu berperan aktif menyosialisasikan keberadaan tempat wisata di Cimahi dengan membentuk kelompok sadar wisata (Pokdarwis). Potensi wisata Kampung Adat Cireundeu, keberadaan bangunan heritage, dan wisata militer, bisa optimal dengan dukungan masyarakat.

"Masyarakat harus mengerti akan peran dan tuntutan untuk bisa mengembangkan kawasan wisata di daerahnya. Mereka bertanggung jawab menjadi penerima tamu dan tour guide bagi wisatawan yang berkunjung, dan disitu pentingnya hadir kelompok sadar wisata," ujarnya dalam pembukaan Aksi Sapta Pesona dan Gerakan Sadar Wisata Kota Cimahi di Gedung Technopark Cimahi Jalan Baros Kota Cimahi, Rabu  (19/9/2018).

Pemkot Cimahi sedang gencar-gencarnya menyiapkan wisata heritage dan wisata militer. "Untuk konsepnya masih dipikirkan, akan seperti apa kemasannya. Yang jelas harus didukung masyarakat," tuturnya.

Pemerintah juga akan menggandeng siswa-siswa sekolah yang diharapkan bisa membantu promosi wisata di Cimahi, mengingat peran media sosial yang erat dengan anak muda memiliki efektivitas yang sangat baik sebagai media promosi.

"Makanya sekarang kita hadirkan siswa sekolah tingkat SMA. Salah satunya untuk membuat mereka sadar kalau di Cimahi juga banyak potensi wisata yang bagus," jelasnya.

Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata dan Kebudayaan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat, Iwan Darmawan, mengatakan hal serupa.

"Masyarakat harus sadar kalau wisata itu bisa menghasilkan. Orang datang ya dilayani dengan baik," ujarnya.

Setiap kelurahan di Cimahi juga harus mampu mengemas keunggulan dirinya sendiri dengan kekhasan lokal. "Setiap kelurahan punya kekhasannya masing-masing yang bisa menjadi promosi budaya dan wisata," tandasnya. (RF)***