CIMAHI.- Operasi Pasar Murah
(OPM) dalam suasana ramadan diserbu masyarakat. Mereka rela antri untuk
mendapatkan paket kebutuhan pokok dengan harga murah.
Paket
sebanyak 6.000 buah disediakan Dinas Perindustrian dan Perdagangan
(Disperindag) Jawa Barat bekerjasama dengan Pemkot Cimahi. Dalam satu
paket kebutuhan pokok tersebut berisi beras premium seberat 5 kilogram,
gula pasir 3 kilogram, dan minyak goreng kemasan 3 liter. Dalam OPM
tersebut, Pemkot Cimahi menyebar paket di tiga kecamatan, yakni Cimahi
Utara, Cimahi Tengah, dan Cimahi Selatan
Wali Kota
Cimahi Ajay M. Priatna menjelaskan, tiap satu paket dijual Rp60.000.
"Harga normalnya Rp136.000. Sehingga masing-masing rumah tangga sasaran
(RTS) dapat subsidi pemerintah sebesar Rp76.000," katanya.
Sedangkan
jumlah penerima subsidi OPM ini sebanyak 6.000 RTS yang terdiri dari
1.800 RTS di Kecamatan Cimahi Utara, 1.800 RTS di Kecamatan Cimahi
Tengah, dan 2.400 RTS di Cimahi Selatan.
Menurut
walikota, OPM bertujuan meringankan sebagian beban masyarakat rumah
tangga miskin dengan memberikan harga beli yang lebih rendah daripada
harga pasarn karena memiliki subsidi yang sudah tertuang dalam Keputusan
Gubernur No. 511/kep.317-rek/2019.
"Sebagaimana
kita ketahui, seperti tahun sebelumnya, pada bulan Ramadan dan menjelang
hari Raya Idulfitri terjadi peningkatan kegiatan ekonomi, khususnya
pada subsektor perdagangan dalam negeri. Hal ini ditandai dengan
meningkatnya permintaan pasar terhadap beberapa komoditas tertentu,
terutama yang menyangkut kebutuhan pokok masyarakat yang mengalami
peningkatan cukup signifikan," terangnya.
Sementara
teknis pelaksanaan pemilihan warga diberikan kepada Kelurahan Se-Kota
Cimahi dengan melakukan distribusi langsung menggunakan kupon.
"Harapan
saya, warga masyarakat yang hadir pada kesempatan ini dapat
memanfaatkan paket kebutuhan pokok yang diperolehnya dengan
sebaik-baiknya. Jangan sampai bantuan yang sudah diperoleh ini malah
dijual kembali kepada oknum-oknum tertentu yang tidak
bertanggung-jawab," imbuhnya.