Loading...

Berkat SPALD-T, Warga Tak Lagi Cemari Lingkungan Dengan Limbah Domestik

Administrator 27 Februari 2020 358 kali dilihat
Bagikan:
Berkat SPALD-T, Warga Tak Lagi Cemari Lingkungan Dengan Limbah Domestik

CIMAHI.- Keberadaan titik Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik-Terpusat (SPALD-T) skala permukiman pada program Sanitasi Berbasis Masyarakat (Sanimas) dinilai bermanfaat oleh masyarakat. Dengan demikian, limbah domestik yang dihasilkan masyarakat diolah dan tidak dibuang langsung ke sungai yang bisa memicu pencemaran. 

Salah satu lokasi SPALD-T yaitu di RT 6 RW 9 Kel. Padasuka Kec. Cimahi Tengah Kota Cimahi, Selasa 25 Februari 2020. Lahan pendirian SPALD-T merupakah hibah dari Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani), lokasinya berada tepat di dinding batas kampus dan permukiman warga.

Ketua RW 9 Kel. Padasuka, Wadi, mengatakan, masyarakat sangat terbantu dengan adanya SPALD-T tersebut. "Kalau dulu kotoran langsung dibuang ke saluran air, sekarang tidak lagi dan masuk ke SPALD-T. Jadi meningkatkan kebersihan dan mengurangi pencemaran," ujarnya.
Menurut Wadi, sebelum didirikan SPALD-T tidak banyak warga yang memiliki septiktank. "Sekitar 110 rumah sekarang menyambung ke SPALD-T. Tinggal sisa 5% warga yang belum dapat akses, itu karena ada kendala teknis," ucapnya.
Pihaknya juga berterima kasih atas lahan yang diberikan Unjani untuk pendirian SPALD-T. "Lahan itu dulunya kumuh, dibersihkan dan bisa dimanfaatkan," tuturnya.

Program pengadaan SPALD-T merupakan hibah pemerintah pusat kerjasama dengan Islamic Development Bank (IDB). Meliputi pembangunan jaringan perpipaan sambungan rumah dan Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) permukiman dengan kapasitas 70-100 KK.  Keberadaannya dikelola Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) di lokasi tersebut.***