CIMAHI.-Tim gabungan secara intensif menggelar penyemprotan
disinfektan ke sejumlah titik di Kota Cimahi.Hal itu dilakukan guna
meminimalisir penyebaran Covid-19, terlebih saat ini kasus Covid-19 di
Kota Cimahi terus mengalami peningkatan.
Penyemprotan cairan
disinfektan dengan menggunakan mobil pancar Damkar KOta Cimahi, juga
dilakukan penyemprotan secara manual untuk ruangan oleh petugas BPBD
Kota Cimahi dan PMI Kota Cimahi..
Kepala Bidang (Kabid) Damkar dan
Penyelamatan pada Satpol PP dan Damkar Kota Cimahi Uus Supriyadi,
didampingi Kepala Seksi (Kasi) Penanggulangan dan Penyelamatan Aep
Mulyana menjelaskan, penyemprotan disinfektan ini dalam upaya menekan
penyebaran Covid-19.
"Kegiatan ini dimaksudkan untuk menekan
penyebaran Covid-19. Harapannya tentu saja masyarakat menjadi semakin
paham dengan maksud tujuan prokes, dan semakin disiplin
melaksanakannya," ujarnya.
Menurutnya, urusan pencegahan penyebaran
Covid-19 bukan hanya urusan pemerintahan, tapi juga urusan kita semua
termasuk masyarakat sendiri melalui penerapan prokes.
"Kita sekaligus
mengedukasi masyarakat bahwa pandemi masih ada. Agar mengurangi
kerumunan di masyarakat, agar masyarakat tetap menerapkan prokes, jangan
kendor. Termasuk menekan penyebaran virus melalui penyemprotan cairan
disinfektan," tuturnya.
Selain kawasan permukiman, kompleks
Pemkot Cimahi tidak luput dari penyemprotan disinfektan. Penyemprotan
dilakukan untuk memastikan ruang kerja terbebas dari virus corona,
sehingga kinerja pelayanan publik bisa terus berlangsung.
Kepala
Dinas Komunikasi Informasi Arsip dan Perpustakaan (Diskominfoarpus) Kota
Cimahi, M. Ronny menjelaskan, penyemprotan disinfektan tersebut
sebagai bagian tindak lanjut dari terbitnya Surat Edaran (SE) Nomor 72
Tahun 2021 tentang Penyesuaian Sistem Kerja Aparatur Sipil Negara Dalam
Upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19 Pada Pemerintah Daerah Kota Cimahi
periode 22 Juni sampai 5 Juli 2021. Dalam SE yang ditandatangi
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cimahi, Dikdik S. Nugahawan ini
disebutkan, bahwa pejabat struktural eselon II, III, dan IV tetap masuk
kantor dengan mematuhi protokol kesehatan.
"Para pejabat struktural
hadir, kecuali yang pegawai itu 25 persen. Yang di pelayanan disesuaikan
dengan kebutuhan pelayanan, jika dibutuhkan hadir ya hadir,' ujarnya.
Diakui
Ronny, jika saat ini terjadi peningkatan kasus Covid-19 di kalangan ASN
Pemkot Cimahi. Ronny memastikan, penyemprotan disinfektan tersebut
tidak sampai mengganggu pelayanan maupun kerja ASN.***