Loading...

DP3AP2KB Kota Cimahi Dorong Warga Lansia Tingkatkan Kualitas Hidup Lewat Program Sekolah Lanjut Usia

Riva Adam Puteri 09 Februari 2026 292 kali dilihat
Bagikan:
DP3AP2KB Kota Cimahi Dorong Warga Lansia Tingkatkan Kualitas Hidup Lewat Program Sekolah Lanjut Usia

CIMAHI.-

Pemerintah Kota Cimahi melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Cimahi mendukung penuh program Sekolah Lansia Tangguh (Selantang) yang diinisiasi Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Program tersebut dapat membantu meningkatkan kualitas hidup lansia agar tetap aktif, produktif, dan berdaya melalui kegiatan pembelajaran nonformal.

"Selantang merupakan pendidikan non-formal dari BKKBN yang dirancang untuk meningkatkan kualitas hidup lansia," ujar Kepala DP3AP2KB Kota Cimahi Fitriani Manan.

Program Selantang bertujuan membentuk lansia tangguh melalui tujuh dimensi lansia berkualitas yang mencakup aspek kesehatan fisik, mental, dan sosial. "Lewat program ini, diharapkan dapat mendukung terwujudnya lansia yang SMART (Sehat, Mandiri, Aktif, Produktif, dan Bermartabat) serta tangguh," katanya.

Sasaran program Selantang difokuskan bagi lansia yang masih memiliki keluarga dan tergabung dalam Bina Keluarga Lansia (BKL). Melalui berbagai kegiatan, lansia diajak tetap produktif dan mandiri, termasuk melalui pelatihan keterampilan yang memiliki nilai ekonomi.

"Mereka tetap bisa produktif dengan keterampilan-keterampilan yang diajarkan. Bisa mandiri, menjaga kesehatannya, tidak terlalu tergantung kepada orang lain. Termasuk, hasil keterampilan yang diajarkan dapat dipasarkan," ucapnya. 

Saat ini, Selantang di Kota Cimahi masih bersifat pilot project. Sudah ada 4 Selantang di Kota Cimahi, antara lain Budi Luhur, Pasirkaliki, Cigugur (Mawar Merah), dan Cimahi Utara (KTM Ceria). Program tersebut melibatkan kolaborasi lintas sektor, seperti Puskesmas untuk layanan kesehatan dan PUSPAGA untuk pendampingan psikologis.

Secara psikososial, kegiatan berkumpul dan bersosialisasi dinilai mampu memperlambat kepikunan pada lansia. "Lewat Selantang, menjadi upaya pemberdayaan lansia berbasis masyarakat. Sehingga dapat membentuk lansia yang tangguh, produktif, dan bahagia di lingkungan keluarga serta masyarakat," pungkasnya.***