Loading...

ASN Pemkot Cimahi Turun Gunung Bantu Pengelolaan Sampah di Tingkat RT Lewat Program Sapu Jagat RT

Riva Adam Puteri 28 Juli 2026 87 kali dilihat
Bagikan:
ASN Pemkot Cimahi Turun Gunung Bantu Pengelolaan Sampah di Tingkat RT Lewat Program Sapu Jagat RT

CIMAHI - Pemerintah Kota Cimahi melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cimahi mengerahkan jajaran ASN dalam program "Sapu Jagat RT" atau Sapa dan Peduli Lingkungan Bersama ASN di RT. Para ASN tersebut akan menjadi pembina pengelolaan sampah di tingkat RT se-Kota Cimahi sehingga berkontribusi pada target 60% pengelolaan sampah di tingkat wilayah.

Demikian diungkapkan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cimahi Chanifah Listyarini, Selasa (28/7/2026). "Pemkot Cimahi menurunkan ASN ke tingkat RT untuk pembinaan pemilahan sampah door to door ke rumah warga. Diharapkan dapat menyelesaikan sampah dengan target optimal 60% selesai di wilayah," ujarnya.

Dia menyatakan, strategi tersebut bagian dari implementasi SK Walikota Cimahi terkait pembagian kewenangan pengelolaan sampah 60 % di tingkat wilayah dan 40 % layanan dari DLH Kota Cimahi.

"Dengan terbatasnya kuota pengangkutan sampah ke TPA Sarimukti, Pemkot Cimahi mempertegas komitmen untuk menyelesaikan persoalan sampah langsung dari sumbernya. Langkah ini sejalan dengan SK Walikota yang memandatkan setiap wilayah untuk mampu mengelola minimal 60% sampah secara mandiri melalui pemilahan jenis organik dan anorganik. Dengan demikian, pengiriman sampah ke TPA Sarimukti diharapkan hanya sampah residu yang tersisa," ucapnya.

Jajaran ASN akan bertugas sesuai bina wilayah tiap OPD masing-masing. "Kita sudah sosialisasikan ke ASN dan kepala organisasi perangkat daerah (OPD). Pihak kelurahan/kecamatan sampai RT/RW akan bentuk Satgas Sampah, 

nanti buat plan of action di level RT untuk penanganan sampah organik dan anorganik. ASN yang diturunkan ke lapangan di bawah koordinasi lurah dan camat," ungkapnya.

Pemkot Cimahi mencatat adanya tren positif berupa penurunan volume sampah secara bertahap di tingkat wilayah.

"Sudah ada pengurangan volume sampah secara perlahan berkat pengelolaan di wilayah yang terus digenjot," imbuhnya.

Pihaknya turut mengapresiasi masyarakat yang berpartisipasi aktif dalam mengelola sampah di tingkat rumah tangga. Diharapkan, kebiasaan memilah sampah sejak dari sumber menjadi budaya baik yang menular di masyarakat.

"Harapan kami semakin berkurang sampah yang dikirim ke Sarimukti. Keberhasilan menekan volume sampah tidak murni dari kami, tapi juga berkat andil masyarakat yang menerapkan pemilahan sampah di rumahnya," pungkasnya. (Bidang IKPS)**