Loading...

Hadapi Tantangan Era Digital, TP PKK Kota Cimahi Perkuat Peran Keluarga

Riva Adam Puteri 08 September 2026 83 kali dilihat
Bagikan:
Hadapi Tantangan Era Digital, TP PKK Kota Cimahi Perkuat Peran Keluarga

CIMAHI - Tantangan orang tua dalam mendampingi anak semakin kompleks di tengah derasnya informasi dan penggunaan teknologi digital. Karena itu, keluarga didorong tidak hanya memenuhi kebutuhan pendidikan anak, tetapi juga menjaga hati, pikiran, pergaulan, dan akhlak anak melalui kasih sayang, komunikasi, serta keteladanan.

Hal tersebut disampaikan Ketua Tim Penggerak PKK Kota Cimahi Midjiati Ningsih dalam kegiatan pengajian rutin Khoerunnisa Tingkat Kota Cimahi di Masjid As-Salam, Selasa (8/9/2026). Kegiatan mengangkat tema “Meneladani Akhlak Rasulullah SAW dalam Mewujudkan Keluarga yang Tangguh dan Bijak Menghadapi Tantangan di Era Digital”.

Midjiati mengatakan perkembangan teknologi membuat dunia yang masuk ke lingkungan keluarga semakin luas. Anak kini dapat mengakses berbagai informasi melalui perangkat digital sehingga orang tua perlu mendidik anak agar mampu menggunakan teknologi secara bijak.

Menurutnya, penggunaan teknologi tidak dapat sepenuhnya dilarang. Namun, anak perlu tetap memiliki batas dan pegangan agar perkembangan zaman tidak membuat mereka kehilangan akhlak dan adab.

“Anak boleh punya handphone, tetapi jangan sampai handphone yang memiliki anak kita. Anak boleh menggunakan media sosial, tetapi jangan sampai media sosial yang menentukan nilai dirinya,” ujarnya.

Midjiati menekankan pentingnya membangun keluarga yang Tangguh terutama di era digital. Menurutnya keluarga tangguh bukan keluarga yang tidak punya masalah, melainkan keluarga yang ketika ada masalah tidak saling meninggalkan. Ia mengingatkan ketika menghadapi tantangan zaman untuk kembali kepada nilai-nilai agama.

Untuk mewujudkan keluarga yang tangguh, Midjiati menekankan pentingnya membangun kembali waktu bersama keluarga, seperti beribadah, membaca Al-Qur’an, makan bersama, berbicara dengan anak, dan saling mendengarkan. Keteladanan orang tua dinilai penting karena anak belajar dari apa yang mereka lihat setiap hari.

Midjiati juga mengingatkan agar orang tua tidak hanya mengejar prestasi akademik anak. Kejujuran, kesantunan, kepedulian, tanggung jawab, dan sikap menghormati orang lain perlu menjadi bagian dari pendidikan dalam keluarga.

Senada dengan hal tersebut, Ustaz Aang Umansyah yang hadir untuk memberi tausiyah, menekankan bahwa kasih sayang dan kelembutan, komunikasi yang baik dan demokratis, saling membantu pekerjaan rumah tangga, serta penguatan fondasi agama menjadi kunci dalam menumbuhkan jiwa bertanggung jawab dan bijak menghadapi media sosial.

Ustadz Aang juga mengajak seluruh jamaah untuk meneladani dan mengamalkan akhlak Rasulullah SAW untuk mewujudkan keluarga yang Tangguh terutama di era digital, “Dengan meneladani dan mengamalkan akhlak dari Rasulullah SAW, mari kita wujudkan rumah yang aman dan nyaman bagi anak-anak kita,” tandasnya. (Bidang IKPS)***