Loading...

Inovasi Cimahi Naik 21 Persen, Ngatiyana Bidik 10 Besar Nasional

Sarwindha 08 Oktober 2026 229 kali dilihat
Bagikan:
Inovasi Cimahi Naik 21 Persen, Ngatiyana Bidik 10 Besar Nasional

CIMAHI – Pemerintah Kota Cimahi membidik posisi 10 besar nasional dalam ajang Innovative Government Awards (IGA) 2026 setelah jumlah inovasi yang diusulkan meningkat 21 persen dibandingkan tahun sebelumnya.


Peningkatan tersebut terungkap dalam puncak penganugerahan Cimahi Motekar Awards (ChiMa) 2026 di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Cimahi, Kamis (8/10/2026). Pada tahun ini, Pemkot Cimahi menghimpun 305 usulan inovasi, dengan 207 inovasi dikirimkan kepada Kementerian Dalam Negeri untuk mengikuti penilaian IGA.


Jumlah inovasi yang dikirimkan meningkat dari 171 inovasi pada 2025 menjadi 207 inovasi pada 2026, atau bertambah 36 inovasi. Sementara itu, nilai Indeks Kematangan Inovasi berdasarkan penilaian mandiri naik dari 84,5 menjadi 91,16, meningkat 7,9 persen.


Wali Kota Cimahi Ngatiyana mengatakan, inovasi menjadi bagian penting dalam memperkuat kualitas pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan.


“Inovasi pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan bukanlah sekadar tren, melainkan pilar utama dalam menghadirkan pelayanan prima yang responsif, transparan, dan efisien bagi masyarakat,” ujar Ngatiyana.


Menurutnya, peningkatan jumlah dan kematangan inovasi menjadi modal untuk mengejar target masuk 10 besar nasional. Namun, ia menegaskan, inovasi harus menghasilkan dampak nyata, bukan sekadar memenuhi jumlah usulan atau menjadi materi kompetisi.


“Inovasi harus ditingkatkan ke level program dan strategi agar dampaknya dirasakan langsung pada kesejahteraan publik,” tegasnya.


ChiMa Awards 2026 merupakan penyelenggaraan keenam sejak pertama kali digelar pada 2021. Tahun ini, kompetisi diperluas menjadi enam kelompok kompetisi. Setelah melewati tahapan penilaian pada kategori perangkat daerah, juara pertama diraih Dinas Lingkungan Hidup (DLH), disusul Dinas Pangan dan Pertanian serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Kategori UPTD/BLUD/Puskesmas/Kelurahan dimenangkan UPTD Puskesmas Melong Tengah, sementara kategori guru dan tenaga pendidik diraih Lucky Taufik Sutrisno dari SDN Baros Mandiri 4. Pada kategori Janji Politik Terinovatif, DLH kembali meraih juara pertama. Adapun kategori ASN laki-laki terinovatif dimenangkan drh. Muhammad Faiz Labib, sedangkan kategori ASN perempuan terinovatif diraih Ratna Manik, S.Keb.


Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi bagi para inovator sekaligus dorongan untuk memperkuat pengembangan inovasi yang berdampak bagi masyarakat.



Berbeda dari penyelenggaraan sebelumnya, ChiMa 2026 juga diintegrasikan dengan pengukuran Indeks Inovasi Daerah (IID) untuk mendukung keikutsertaan Kota Cimahi pada IGA. Dengan demikian, kompetisi tidak hanya menjadi ajang penghargaan, tetapi turut mendorong kontribusi inovasi terhadap capaian pembangunan daerah.

Pemkot Cimahi juga turut menjalin kemitraan dengan Bank BJB Cabang Kota Cimahi dan The Local Enablers guna memperkuat ekosistem inovasi.


Ke depan, penguatan regulasi, integrasi inovasi dengan indikator kinerja perangkat daerah, serta peralihan dari inovasi teknis menuju program strategis menjadi pekerjaan lanjutan agar inovasi berkontribusi lebih besar terhadap pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.(Bidang IKPS**)