Loading...

Waspada! Selain Kanker, Ini Dia 5 Penyakit yang Bisa Menyerang Payudara

Administrator 26 September 2018 26623 kali dilihat
Bagikan:
Waspada! Selain Kanker, Ini Dia 5 Penyakit yang Bisa Menyerang Payudara
Bagi perempuan, nama penyakit kanker payudara pasti tidak asing lagi di telinga. Ya, penyakit ini memang menjadi salah satu momok menakutkan bagi perempuan. Meski tingkat kematian akibat kanker payudara sudah semakin menurun sejak tahun 1989, pada tahun 2017 tercatat sebanyak lebih dari 40.610 wanita meninggal akibat penyakit ini. 

Penyakit kanker payudara memang harus diwaspadai karena risikonya cukup fatal. Namun, Anda juga harus tahu bahwa kanker bukan satu-satunya penyakit yang bisa menyerang payudara. Ada banyak penyakit lain yang juga perlu diwaspadai, meskipun akibatnya tidak seserius kanker payudara. Berikut ini lima di antara penyakit payudara yang penting untuk diketahui.

Fibro Adenoma Mammae (FAM)
Fibroadenoma adalah tumor jinak dan merupakan penyakit pada payudara selain kanker yang paling sering ditemukan, terutama pada wanita usia 20-30 tahun. Ciri penyakit ini adalah munculnya benjolan bulat, kenyal, padat, dan bisa bergerak bebas, dengan diameter sekitar 2,5 cm dan biasanya tidak . Seringkali, munculnya benjolan tidak diiringi rasa nyeri atau kalaupun terasa sakit, hanya terjadi saat menstruasi.

Tidak seperti kanker payudara yang semakin membesar dan menyebar ke organ lain, FAM yang hanya menyerang payudara. Pertumbuhannya pun lambat, bahkan biasanya akan mengecil dengan sendirinya ketika memasuki usia 50 tahun. Meski tidak berbahaya, Anda tetap harus waspada karena FAM diduga dapat meningkatkan risiko kanker payudara. 

Kista Payudara
Tahukah Anda, kista dapat tumbuh di bagian tubuh mana pun, bukan cuma di rahim. Payudara adalah salah satu organ tubuh yang bisa terserang kista. Kista pada payudara berupa kantung berisi cairan yang terdapat pada kelenjar susu dan jaringan di sekitarnya. Ciri benjolan kista adalah berbentuk bundar, halus, licin, dan dapat bergerak bebas. Jika diraba, benjolan kista terasa seperti balon berisi air. Biasanya, kista akan muncul di kedua sisi payudara dan bisa hilang sendiri. Anda tak perlu khawatir karena kista tidak meningkatkan risiko kanker payudara.

Kanker Paget (Paget Disease)
Karena termasuk jenis kanker, paget disease wajib diwaspadai karena penyakit ini cukup berbahaya. Kanker paget hanya menyerang saluran ASI dan tanda-tandanya hanya muncul di sekitar puting. Waspadalah jika Anda merasakan gatal yang tidak biasa pada area sekitar puting, bahkan disertai luka lecet yang tidak kunjung sembuh. Hal ini merupakan salah satu gejala kanker paget, meskipun tidak semua gatal dan lecet pada puting merupakan pertanda kanker paget. 

Segera lakukan pemeriksaan jika Anda juga merasakan pembengkakan pada kelenjar getah bening di area ketiak atau tulang selangka. Kanker paget hanya bisa diatasi dengan cara pengangkatan bagian putting yang terserang kanker.

Hiperplasia Payudara
Sebagian besar wanita pernah mengalami hiperplasia payudara, yaitu peningkatan pertumbuhan jumlah sel normal secara berlebihan sehingga ukuran payudara berubah. Hiperplasia berat dan berkepanjangan diketahu dapat meningkatkan risiko terjadinya kanker payudara. Karena itu, segera berkonsultasilah dengan dokter jika merasakan adanya perubahan bentuk dan ukuran payudara secara tidak wajar. 

Papiloma Intraduktus
Sama seperti paget disease, papiloma intraduktus juga terjadi di saluran air susu. Bedanya, papiloma intraduktus tidak termasuk jenis kanker sehingga tidak berbahaya. Gejala yang terlihat adalah berupa benjolan kecil seperti jerawat yang muncul di sekitar puting. Selain itu, jika payudara ditekan, akan keluar sedikit darah dari puting. Jika hanya terdapat satu benjolan di dekat puting, papiloma intraduktus dianggap tidak berbahaya. Namun sebaliknya, jika benjolan muncul di beberapa tempa yang jauh dari puting, hal ini harus diwaspadai karena meningkatkan risiko kanker payudara.

Bagi orang awam, mungkin agak sulit membedakan gejala kelima penyakit di atas dengan kanker payudara. Untuk memastikan apakah benjolan yang muncul termasuk kanker atau bukan, segeralah berkonsultasi dengan dokter. Biasanya, dokter akan menyarankan pemeriksaan USG payudara, mammografi, atau bahkan biopsi.  (AH)

image source: https://www.pexels.com/photo/awareness-cancer-design-pink-579474/