Loading...

David Christian Punya Cara Unik Mengolah Limbah Plastik

Administrator 28 November 2018 5697 kali dilihat
Bagikan:
David Christian Punya Cara Unik Mengolah Limbah Plastik
David Christian adalah founder & CEO Evoware. Berawal dari keprihatinan seorang pemuda berusia 25 tahun ini terhadap melubernya limbah plastik di perkotaan, lahirlah Evoware. Evoware merupakan perusahaan yang bertanggung jawab secara sosial guna meningkatkan gaya hidup ramah lingkungan dan memberikan nilai inovatif bagi masyarakat perkotaan. Melalui produk Evoware, orang berevolusi untuk lebih dekat dengan alam dan menjalani kehidupan yang lebih bertanggung jawab serta berkelanjutan.

Produk pertama dari Evoware adalah gelas rumput laut Ello Jello, sebuah startup yang dibangun oleh David Christian. Gelas itu berbentuk seperti gelas biasa berwarna hijau, biru, merah, dan putih. Gelas yang dapat dimakan ini berfungsi sebagai wadah es krim, es buah, atau minuman lain. Proses pembuatannya tidak menggunakan bahan pengawet, bahan kimia, pewarna buatan, serta tahan sampai 7 hari di dalam kulkas dan 3 hari di udara bebas. 

Alasan-alasan yang mendorong David berbisnis untuk mereduksi limbah plastik adalah: 

Prihatin dengan Data di Lapangan
Berdasarkan data Jambeck (2015), Indonesia berada di peringkat kedua dunia penghasil sampah plastik ke laut, yaitu sebanyak 187,2 juta ton. Menurut data dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), limbah plastik yang dihasilkan dari 100 toko atau anggota Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO) dalam satu tahun mencapai 10,95 juta lembar. Upaya KLHK untuk pengurangan sampah plastik saat ini menargetkan lebih dari 1,9 juta ton hingga 2019.

Pulang ke Indonesia untuk Ikut Membangun 
Setelah 4 tahun mengenyam pendidikan tinggi di Kanada, pada 2015, David pulang ke Jakarta. Saat itu, pikirannya terusik ketika melihat banyak sampah di ibu kota. Ia ingin membuat produk inovatif  dan bermanfaat, yaitu wadah makanan seperti gelas yang bisa dimakan seperti di Jepang. Lalu, ia mengajak beberapa orang yang tertarik dengan ide itu untuk menentukan bahan-bahan yang bisa dipakai.

Menyelamatkan Lingkungan 
Kata Evoware berasal dari kata evolution ware. Faktanya, plastik terurai lama dan bisa merusak lingkungan. Produk evoware ingin ambil bagian dalam upaya pengurangan sampah plastik melalui usaha produki kemasan makanan yang ramah lingkungan.

Ingin Beda untuk Berdampak  
Pemuda ini mengutip moto dari Steve Job, “Think different and change the world”. Dia percaya, produk Evoware yang dirintisnya dapat berdampak pada lingkungan sekitar. Ia belum berharap mendapatkan keuntungan, tetapi ia berharap, dengan produk Evoware, masyarakat dapat mulai mengurangi penggunaan plastik.

Memakai Bahan Dasar Rumput Laut yang Ramah Lingkungan
Rumput laut ramah lingkungan karena sifatnya biodegradable, bahkan dapat dimakan dan sehat bagi tubuh Hal ini berdampak pada lingkungan, juga pada mata pencaharian petani rumput laut. Menurut David, rumput laut mirip jelly gelatin yang mudah dibentuk dan terjamin halal, juga sangat bagus sebagai pupuk tanaman. 

Memberdayakan Petani Rumput Laut 
Indonesia merupakan negara penghasil rumput laut terbesar, tetapi banyak petani kesulitan menjual rumput laut karena rantai pemasaran yang panjang, tidak menghasilkan cukup uang, atau berutang kepada rentenir. Evoware bertujuan meningkatkan pendapatan petani dengan mengubah rumput laut menjadi kemasan yang bebas limbah. Jika biasanya tengkulak yang membeli rumput laut dengan harga Rp14.000 sampai Rp16.000 per kilogram, David bisa membayar Rp100.000 per kilogram.

Produk Ramah Kesehatan 
Formula produk Evoware bebas pemanis buatan, memiliki kadar gula rendah, bebas gluten, dan aman untuk dimakan. Selain itu, rumput laut mengandung serat sehingga menyehatkan pencernaan.
 
Bulan Oktober 2017, David menambah produk baru, yakni plastik kemasan sachet yang terbuat dari rumput laut. Target pasar Evoware adalah perusahaan produsen makanan yang biasanya menggunakan plastik untuk kemasannya. 

Kampanye peduli lingkungan sudah digemborkan dengan banyak macam cara. David Christian punya cara sendiri untuk mengajak masyarakat meminimalkan penggunaan plastik. David mendorong gaya hidup tanpa plastik sambil berbisnis inovasi produk ramah lingkungan. Dia adalah satu dari sekian banyak pencinta lingkungan yang tidak pernah jemu mengedukasi masyarakat. (AH)

image source: https://pixabay.com/en/garbage-heap-waste-garbage-354510/