Loading...

Penanggulangan Stunting di Kota Cimahi

Administrator 12 November 2019 1760 kali dilihat
Bagikan:
NotFound

Pemenuhan hak-hak manusia diantaranya adalah perbaikan kesehatan anak.  Dimana kesehatan merupakan investasi sumber daya manusia serta memiliki kontribusi yang besar untuk meningkatkan indeks pembangunan manusia. Oleh karena itu, menjadi suatu keharusan bagi semua pihak untuk memelihara, meningkatkan dan melindungi kesehatan demi kesejahteraan seluruh masyarakat.

Keadaaan gizi yang baik merupakan prasyarat utama dalam mewujudkan sumberdaya manusia yang sehat dan berkualitas. Beberapa tahun belakangan ini, istilah stunting menjadi populer karena menjadi salah satu masalah gizi yang perlu penanggulangan serius.

Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita (bayi di bawah lima tahun) yang diakibatkan oleh dari kekurangan gizi kronis sehingga anak terlalu pendek untuk usianya. Kekurangan gizi terjadi sejak bayi dalam kandungan dan pada masa awal setelah bayi lahir akan tetapi, kondisi stunting baru nampak setelah bayi berusia 2 tahun.

Prevalensi stunting di indonesa adalah 37,2%. Sedangkan di Kota Cimahi, terdapat penurunan angka stunting selama dua tahun terakhir. Angka stunting pada balita tahun 2017 sebesar 15.74% menurun menjadi 9.75% di tahun 2018.

Stunting pada balita memberikan dampak yang kurang menguntungkan, antara lain mudah sakit, kemampuan kognitif berkurang, fungsi-fungsi tubuh tidak seimbang dan gangguan lain. Kejadian stunting dapat dicegah dengan berbagai cara.  Hal yang paling penting adalah mempersiapkan calon ibu agar cukup gizi pada saat hamil, salah satunya dengan program pendampingan seribu hari pertama kehidupan. Cara pencegahan yang lain adalah memberikan ASI eksklusif dan makanan pendamping ASI, akses air bersih dan fisilitas sanitasi serta memantau pertumbuhan balita di posyandu.

Pemerintah Kota Cimahi melalui Dinas Kesehatan telah melakukan beberapa kegiatan untuk penanggulangan stunting di Kota Cimahi, diantaranya :

1.    Program pemberian tablet tambah darah bagi remaja putri di SMP dan SMA seluruh Kota Cimahi,

2.    Kelas ibu, yaitu kegiatan peer group yang ditujukan bagi ibu hamil dan ibu balita

3.    Konseling bagi ibu balita mengenai cara yang baik dan benar dalam pemberian makanan bagi bayi dan balita

4.    Pemberian makanan tambahan bagi ibu hamil kurang energi kronis (KEK) dan anemia

5.    Pemberian makanan tambahan bagi balita gizi kurang

6.    Penanggulangan balita gizi buruk

7.    PMT penyuluhan di POSYANDU

 

Masalah gizi merupakan tanggungjawab bersama, untuk itu keterlibatan seluruh OPD, camat, lurah, organisasi profesi, dan seluruh elemen masyarakat untuk berperan serta dalam penanggulangan masalah gizi terutama stunting ini. Mari kita bersama-sama terus berusaha melakukan perbaikan-perbaikan dalam rangka mewujudkan generasi penerus yang berkualitas.

Ajak semua ibu balita untuk senantiasa membawa anaknya ke POSYANDU dan memanfaatkan semua fasilitas yang ada di posyandu dan agar semua balita diperiksa tumbuh kembangnya agar anak-anak kita tumbuh menjadi anak yang sehat, cerdas dan menjadi generasi penerus bangsa yang berkualitas.