Loading...

Vaksinasi untuk Ibu Hamil dan Menyusui

Bambang S. 28 Februari 2021 2158 kali dilihat
Bagikan:
Vaksinasi untuk Ibu Hamil dan Menyusui

What dan where : vaksinasi covid19

Vaksinasi Covid19 di Kota Cimahi telah dilakukan oleh Pemerintah dan diprioritaskan pada Tenaga Kesehatan dan sektor tertentu. Namun vaksinasi Covid19 belum diprioritaskan untuk ibu hamil dan menyusui. Mengapa demikian?

Covid-19 di Kota Cimahi masih memasuki zona kuning, bahkan masih banyaknya kasus positif Covid-19 yang belum kunjung mereda di Indonesia.

Upaya Pemerintah dalam penanganan Covid-19 masih terus digencarkan agar masyarakat terhindari dari terpaparnya Covid-19. Tak menutup kemungkinan orang terdekat kita dapat terpapar virus Covid19 ini. Kita sebagai masyarakat harus tetap berwaspada, apalagi anda yang beraktivitas dengan mobilitas tingga akan rentan bersentuhan dengan virus yang tak terlihat ini. Salah satu upaya Pemerintah dalam penanganan Covid-19 yaitu Himbauan melakukan protokol kesehatan kepada masyarakat dan pengadaan vaksin Covid19. Namun perlu diperhatikan bahwa vaksinasi dilakukan kepada masyarakat dengan skala prioritas.

When :

Sementara ini di Kota Cimahi sudah memasuki tahap dua untuk pelaksanaaan vaksinasi, dengan jumlah vaksin dengan jumlah 11.007 dosis vaksin sinovac. Namun ibu hamil dan menyusui belum menjadi prioritas, sedangkan lansia menjadi prioritas pada pelaksanaan vaksin tahap dua ini.

Who:

Himbauan ibu Atalia Praratya istri dari Gubernur Provinsi Jawa Barat belum lama ini, mengatakan bahwa  virus Covid-19 sangat rentan untuk ibu hamil, maka beliau menyarakankan untuk menunda kehamilan di masa pandemik Covid-19. Karena tidak dapat dipungkiri pada pertengahan hingga akhir tahun 2020 angka kehamilan meningkat di Jawa Barat atau bisa dikatakan baby boom. Lalu dengan adanya kejadian seperti ini apakah vaksinasi bisa dilakukan pada ibu hamil dan menyusui?

Why :

“Petunjuk Teknis Pelaksanaan Vaksinasi yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan saat ini ibu hamil dan menyusui belum menjadi prioritas. Hal ini lebih dikarenakan uji klinis atau riset mengenai efektivitas dan keamanan vaksin COVID-19 pada ibu hamil dan ibu menyusui masih sangat terbatas, bukan karena vaksin ini berbahaya bagi wanita yang sedang hamil atau menyusui.” sumber alodokter.com.

Dalam hal ini bagi anda yang akan melakukan program hamil atau sedang hamil dan ingin melaksanakan vaksin Covid19, disarankan untuk konsultasi dengan dokter kandungan agar dapat diperiksa kondisi anda agar dapat menetukan bisa atau tidak dilakukan vaksinasi Covid19.

How :

Perlu diingat bahwa kita harus tetap melakukan protokol kesehatan agar risiko terpapar virus dapat diminimalisir. Karena vaksinasi Covid19 tidak sepenuhnya melindungi kita dari serangan virus, maka mari lindungi diri kita dan orang sekitar kita.