Loading...

Roadshow Gerakan 1000 Startup Digital Kota Cimahi

Bambang S. 16 Desember 2021 159 kali dilihat
Bagikan:
NotFound

Pandemi covid 19 yang telah terjadi di seluruh dunia membuat beberapa gerakan ekonomi menurun secara signifikan. Kegiatan pariwisata,  ekonomi kreatif, umkm, industri, perhotelan, pasar dan lain sebagainya semua terdampak dengan adanya covid 19 ini.

Dengan situasi seperti ini, pemerintah, akademisi, pelaku bisnis, masyarakat, komunitas, media, dan seluruh stakeholder harus bekerja keras untuk dapat kembali memulihkan roda perekonomian yang ada di Indonesia.

Pemerintah Kota Cimahi sangat berkomitmen terhadap gerakan start up digital. Komitmen pemerintah Kota Cimahi dapat kita lihat dari :

1.      Pembangunan cimahi technopark yang kriteria dasarnya harus menciptakan perusahaan pemula berbasis teknologi atau yang biasa kita sebut start up.

2.      Penyediaan sarana prasarana yang memadai bagi para pelaku start up bidang digital kreatif

3.      Program inkubasi bisnis yang secara konsisten dilakukan sejak tahun 2016, yang secara bertahap dilakukan pendampingan dengan program roda berjalan sesuai dengan kebutuhan para pelaku start up

4.      Program akselerasi bisnis bagi tenant outwall dan ukm inovatif

5.      Penyediaan gedung bitc sebagai tempat working space  dan co working space bagi para pelaku start up bidang telematika dan animasi

6.      Penyediaan business meeting bagi para pelaku start up untuk dapat melakukan pitching terkait produknya dalam berbagai kegiatan yang melibatkan stakeholder

7.      Program makerspace digital kreatif yang semula hanya pada skoop yang kecil, dengan penghasilan 100-500 dollar per bulan sekarang menjadi 8000 – 10.000 dollar per bulan

Dan banyak kegiatan lainnya yang difasilitasi oleh Kota Cimahi dan dikolaborasikan dengan stakeholder terkait di Indonesia.

Dengan berbagai program, kegiatan dan dukungan tersebut. Pemerintah Kota Cimahi telah medampingi 58 start up, 46 pelaku animasi, dan 5 start up microstock pada periode 2016 hingga saat ini.

Kota Cimahi juga berhasil menghadirkan 25 tenant outwall yang sat ini berkantor di gedung bitc yang telah merekrut tenaga kerja serta menghasilkan omzet lebih dari 45 milyar.

Kolaborasi merupakan kata kunci yang mudah di ucapkan, namun sulit dalam pengimplentasian program dan kegiatan. Namun, dengan semangat yang sama dari seluruh stakeholder baik dari akademinis, bisnis, pelaku industri, media dan komunitas dan disertai dengan niatan yang baik untuk memajukan Kota Cimahi, tentu saja hal ini bisa dilakukan bahkan sudah dilakukan di Kota Cimahi.

Deklarasi menjadikan Indonesia sebagai digital nation dengan mencetak 1000 start up merupakan hal yang baik dan perlu didukung penuh oleh seluruh kabupaten/kota.

Pemerintah Kota Cimahi telah melakukan kolaborasi kegiatan dengan berbagai stakeholder untuk pengembangan start up digital, diantaranya dengan kementerian komunikasi dan informatika yang berhasil membawa branding yang baik bagi salah satu start up lulusan inkubasi Kota Cimahi, yaitu sekolahan.id.

Dan juga berbagai stakeholder swasta seperti intel prosesor, toon boom, PT Ayo Kreasi, PT. Helpy Malindo Makmur. Bahkan pemerintah Kota Cimahi telah berhasil menandatangani nota kesepahaman dengan pemerintah serawak untuk pembangunan sektor digital di kedua kota.

Tentu saja seluruh kolaborasi ini harus dilaksanakan atas dasar niatan yang baik dan kepentingan yang saling menguntungkan bagi stakeholder, dimana keuntungan tersebut tidak hanya dalam bentuk uang tetapi dapat berupa kerjasama pendampingan.

Dengan semangat juang yang tinggi dari seluruh stakeholder yang ada, secara bertahap Kota Cimahi dapat melahirkan start up yang dapat bersaing pada level nasional bahkan internasional, dimana produknya memberikan solusi bagi berbagai permasalahan pada masyarakat yang terjadi.

Tentunya semangat dan dukungan pemerintah Kota Cimahi terhadap pelaku start up masih belum lengkap tanpa ada bantuan dari pemerintah pusat dan juga sektor swasta.

Oleh karena itu, pada kesempatan ini saya mengajak seluruh stakeholder untuk bersama membangun gerakan start up digital ini dan aktif menggunakan produk-produk digital yang dikreasikan oleh pelaku start up.

Penciptaan produk sesuai kebutuhan masyarakat merupakan tugas bagi para pelaku start up. Namun, regulasi yang tepat dan mempermudah gerakan start up tentu menjadi tugas bagi pemerintah untuk memfasilitasinya.

             Pemerintah Kota Cimahi akan tetap konsisten melaksanakan pendampingan terhadap para pelaku start up di Cimahi Techno Park  dan bekerja keras agar pemulihan ekonomi di Kota Cimahi pada sektor digital kreatif dapat bermanfaat besar bagi seluruh masyarakat Kota Cimahi, bahkan untuk Indonesia.