
Setelah sosialisasi dilakukan pada Minggu (20/1), Pemerintah Kota Cimahi memastikan, Jln. Raden Demang Hardjakusumah sepanjang 700 meter akan steril dari pedagang kaki lima (PKL) pada saat car free day (CFD), Minggu (27/1) mendatang. Dengan demikian, masyarakat bisa leluasa menggunakan areal tersebut untuk kegiatan olahraga.
Hal tersebut disampaikan Kepala Bagian (Kabag) Humas dan Protokoler Pemkot Cimahi, Harjono, Kamis (24/1). "Kawasan pemkot memang bukan tempat berjualan bagi PKL. Para pedagang hanya dibolehkan berjualan di sekitar tanah warga di Jalan Ciawitali, bukan di bahu Jalan Demang Hardjakusumah, jembatan, dan ruas jalan," katanya.
Untuk mempercantik area CFD, katanya, Pemkot Cimahi telah melakukan penataan kota. Salah satunya dengan pengecatan ulang tembok jembatan. Ia mengatakan, di sisi jembatan juga dipasang beberapa pot besar untuk menghalangi orang yang hendak melakukan aksi vandalisme dengan mencorat-coret dinding maupun mojok di jembatan.
Sementara itu memurut, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cimahi, Erik Yudha Buana mengatakan, pelaksanaan CFD berlangsung selama empat jam antara pukul 06.00 WIB hingga 10.00 WIB. Ia menjelaskan, selama CFD berlangsung, penutupan jalan dari pertigaan Ciawitali dan bundaran setelah pertigaan Cihanjuang ditutup.
Ia mengatakan, parkir kendaraan pengunjung ditempatkan di dua titik. Arah barat sebelum masuk pintu CFD dan arah timur di depan Cimahi Convention Hall. Sedangkan lokasi senam berada di bawah jembatan Pemkot.
"Ke depannya, kami akan mengatur pula sistem perparkiran. Tapi untuk sementara kami fokus dalam sosialisasi agar kawasan ini dikembalikan fungsinya sebagai kawasan CFD bukan lagi pasar tumpah. Masyarakat memiliki hak lebih besar untuk menikmati fasilitas berolahraga bebas PKL dan kendaraan bermotor," jelasnya. (Dhany/Bag. Humas Pemkot Cimahi)