CIMAHI,- Boneka Teddy Bear kerap menjadi paket hadiah di hari Valentine yang banyak dipilih. Boneka beruang alias Teddy Bear menjadi lambang kehangatan dan kelembutan hati sebagai pancaran hati orang yang memberikannya.
Pada momen Hari Valentine, pembuat boneka Suhaeri (41), warga Jln. Kamarung RT 1 RW 4 Kel. Citeureup Kec. Cimahi Utara Kota Cimahi kebanjiran order membuat boneka Teddy Bear. Dalam usaha yang telah dirintisnya sejak 10 tahun lalu, setiap perayaan valentine selalu menyuguhkan desain boneka yanga berbeda tergantung tren dan permintaan.
"Pesanan boneka edisi valentine naik hingga 20 % dari tahun sebelumnya. Tahun ini ada 5 tema boneka, tapi unggulan boneka teddy bear," ujarnya.
Hingga saat ini, Suhaeri telah menyelesaikan hampir 17.500 dari 5 item yang telah dibuatnya untuk memenuhi pesanan. Penjualan boneka valentine masih di kisaran kota di Indonesia, seperti Jakarta, Sukabumi, dan Subang. Kisaran harganya bervariasi tiap itemnya, seperti jenis boneka bear ukuran 15 cm dibanderol dengan harga Rp 15.000, sedangkan untuk ukuran 1 m bisa ratusan ribu. Persiapan memenuhi pesanan boneka valentine berlangsung sebulan. Bahan yang digunakan dari jenis poneal, pelboa, resture, dan nilex, kebanyakan didominasi warna merah muda atau pink khas Valentine.
"Namun, harga bahan baku naik sehingga kami kesulitan memenuhi permintaan pasar," tuturnya.
Suhaeri menyatakan, perayaan hari kasih sayang bisa berlangsung kapan saja. "Kami berharap juga bisa mendulang rejeki lewat momen valentine dengan produk boneka kreasi Cimahi," ujarnya. (NF)