Loading...

Kelompok Seni Calung Lansia

Administrator 22 Maret 2013 976 kali dilihat
Bagikan:
NotFound

Kelompok Seni Calung Lansia?CIMAHI. - Seni calung tak kenal batas usia. Termasuk para lansia dari RW 19 Kp. Cileuweung Kel. Cipageran Kec. Cimahi Utara Kota Cimahi yang tergabung dalam wadah 'Calung Banyu Giri' dibawah binaan PKBM Bina Mandiri.

Pimpinan calung sekaligus Ketua RW 19 Cileuweung Yuyu Yusiati (53) dan sinden Tarmilah (53), mengatakan, kumpulan calung terbentuk setahun lalu. Para lansia tersebut mengenal calung disela-sela kelas belajar keaksaraan fungsional (KF) di PKBM Bina Mandiri. "Kami berprofesi sebagai buruh tani. Namun, selama ini belum pernah kenal calung , setelah belajar nulis baru tahu calung," katanya. Jumlah pemain sebanyak 12 orang bergiliran setiap kali tampil. Terdiri dari 5 orang pemain calung, 1 orang sinden, 1 orang pemain goong, 1 orang pemain kendang, 1 orang pemain kecrek, ditamah 2 orang penari latar. "Pemain paling muda Eulis (35) dan paling tua Mak Epon (72). Ditambah ada penari latar, supaya seni ini semakin semarak," ucapnya.

Jika dalam sehari upah hasil buruh tani mencapai Rp 15.000, maka penghasilan dari bermain calung menambah pundi-pundi uang mereka. "Kalaupun pada kolot semua, tapi ada saja yang ngundang acara. Ya honornya lumayan," ujarnya.

Sebagai lansia, tampil di muka umum butuh keberanian tinggi. "Modalnya keberanian, dulu sebelum sekolah minder. Sekarang percaya diri mau tampil," katanya. Jika hendak menyewa jasa mereka untuk hiburan calung, tinggal datangi PKBM Bina Mandiri di Kp. Cimenteng Kel. Cipageran Kec. Cimahi Utara Kota Cimahi. (NF)