Loading...

Galakkan Budaya Gemar Menanam Tanaman

Administrator 07 April 2013 864 kali dilihat
Bagikan:
NotFound

Galakkan Budaya Gemar Menanam TanamanCIMAHI.- Ditengah minimnya lahan pekarangan di permukiman padat di Kota Cimahi, masyarakat masih dapat memanfaatkan lahan pekarangan. Budaya gemar menanam tanaman harus digalakkan terus agar masyarakat termotivasi untuk menanam tanaman di pekarangan.

Warga di RT 7 RW 3 Kp. Korobokan Jln. Terusan Kel. Cimahi Kec. Cimahi Tengah Kota Cimahi Ninuk Murliyani (61), termasuk warga yang memanfaatkan lahan pekarangan secara optimal. "Dari lahan pekarangan seadanya, saya menanam 214 jenis tanaman," ujarnya.

 

Jenis tanaman yang ditanam terbagi dalam kelompok tanaman obat (jahe, kunyit). Warun hidup (terong, cengek, tmat, cabe, seledri, bawang, dll), llumbung hidup (singkong, ubi jalar), tanaman hias (gelombang cinta, jamanii, sakura, kenanga, anggrek), dan tanaman keras (durian, dll).

Sejak menempati kediamannya pada 1982, Ninuk sudah gemar bercocok tanam. Dengan lahan yang minim, dirinya memanfaatkan berbagai barang bekas yang dapat menampung tanah sebagai media tanam.

"Pakai tabulapot, bekas kaleng, bekas talang, bisa dimanfaatkan sebagai media tanam agar pekarangan menjadi asri," tuturnya.

 

Ketua TP PKK Kota Cimahi Lina Sumarlina menyatakan pemanfaatan tanah pekarangan dalam PKK termasuk program HATINYA-PKK, yaitu halaman, asri, teratur, indah, dan nyaman. "Melalui kegiatan ini, diharapkan warga mau memanfaatkan tanah pekarangannya untuk menanam berbagai tanaman yang berguna," ujarnya.

Sekecill apapun lahan bisa bermanfaat untuk keluarga. "Pemkot Cimahi memberi motivasi agar masyarakat mau memanfaatkan lahan pekarangan mereka. Rata-rata masyarakat Cimahi sudah sadar lingkungan," ucapnya. (NF)