Loading...

Peringatan May Day Momentum Menjaga Hubungan Industrial Yang Konstruktif dan Kondusif di Kota Cimahi

Administrator 01 Mei 2013 403 kali dilihat
Bagikan:
NotFound

CIMAHI.- Suguhan panggung rakyat mewarnai kegiatan peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2013 tingkat Kota Cimahi, di Lapangan Krida Jln. Baros Kec. Cimahi Selatan Kota Cimahi,

Rabu (1/5). Kegiatan tersebut diprakarsai LKS Tripartit Kota Cimahi yang melibatkan unsur pengusaha yang diwakili Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Pemkot Cimahi, dan 3 serikat buruh/serikat pekerja yaitu SPSI, SBSI 1992, dan SPN.

Panggung rakyat dibangun di tengah Lap. Krida dengan hiburan musik dangdut. Sejumlah hadiah doorprize juga disediakan panitia untuk para buruh yang hadir.

Dalam peringatan tersebut, jajaran Muspida Kota Cimahi, pengusaha, dan buruh melakukan deklarasi kesepakatan. Isinya, yaitu sepakat selalu menjaga stabilitas yang kondusif di Kota Cimahi, sepakat menciptakan hubungan industrial yang harmonis, dinamis, dan berkeadilan, dan sepakat bersama-sama meningkatkan kesejahteraan pekerja/buruh dan kelangsungan usaha di Kota Cimahi.

 

 

Walikota Cimahi Atty Suharti Tochija menyatakan, kegiatan peringatan May Day 2013 menjadi kali pertama digelar dengan kepanitian melibatkan seluruh unsur. "Dalam upaya terus meningkatkan kesejahteraan buruh, perlu juga dilakukan dengan kebersamaan," ujarnya.

Pemkot Cimahi menyediakan posko pemeriksaan kesehatan bagi para buruh. Selain itu, juga tersedia pojok konsultasi kanker, HIV-AIDS, serta lainnya.

Ketua panitia peringatan May Day 2013 tingkat Kota Cimahi dari unsur pengusaha, Budi Wibisono, mengatakan, Hari Buruh Internasional (May Day) setiap 1 Mei selalu dijadikan momentum buruh memperjuangkan aspirasi haknya. "Ternyata di Cimahi bisa diperingati dengan baik dan konstruktif yang dilakukan buruh didukung pengusaha, pmerintah, dan Muspida di Kota Cimahi," ujarnya.

Dalam lembaga tripartit Kota Cimahi, disepakati agenda May Day digelar dengan wujud hubungan industrial yang kondusif. "Maka, kami menyelenggarakan panggung rakyat untuk menghibur pekerja," tuturnya. (NF)