Loading...

Focus Group Disscussion Pengembangan Akuakultur di Kalangan SMP, SMA dan SMK se-Kota Cimahi

Administrator 19 Mei 2013 330 kali dilihat
Bagikan:
NotFound

Focus Group Disscussion Pengembangan Akuakultur di Kalangan SMPCimahi memiliki Fasilitas Balai Benih Ikan Air tawar (BBIAT) pada dasarnya mendukung upaya pengembangan akuakultur di Kota Cimahi, yang dimana fasilitas ini dibangun dengan menggunakan dana alokasi khusus (DAK) dari pemerintah pusat sejak tahun 2007 dan terus berlangsung hingga saat ini; Selama beberapa tahun terakhir ini, aktivitas proses pembibitan ikan terus berlangsung di BBI-AT.

Sejak pembangunan komplek BBI-AT selesai, pembibitan ikan telah banyak didistribusikan kepada warga masyarakat yang membutuhkannya terutama kelompok masyarakat yang mengandalkan kehidupan ekonominya dari budidaya ikan;

Disamping itu, dengan adanya BBI telah membuat Cimahi mendapatkan pujian dari pemerintah provinsi Jawa Barat, karena telah berhasil membantu memenuhi target produksi ikan secara nasional yang dicanangkan oleh pemerintah pusat;

Melalui BBI-AT, Pemkot Cimahi juga telah berhasil melakukan pembinaan sebanyak 14 kelompok masyarakat yang memberdayakan dan mengandalkan hidupnya dari penjualan ikan serta telah memfasilitasi konsumen yang butuh bibit ikan, pemkot cimahi telah berkomitmen untuk terus mengoptimalkan keberadaan bbi ini;

Salah satu langkah nyatanya adalah dengan mendorong animo dan minat untuk membudidayakan ikan sejak dini di kalangan siswa-siswi sekolah. Atas dasar itulah, Pemerintah Kota Cimahi melalui Disdikpora dan Diskopindagtan berinisiatif menyelenggaraan FGD (18/4) bertempat di Instalasi Balai Benih Ikan Air tawar (BBIAT) Komplek Nata Endah, Jl. Cihanjuang dengan dihadiri para kepala sekolah dan guru mata pelajaran terkait (biologi) se-Kota Cimahi untuk hadir menjadi peserta di dalamnya.

Kegiatan FGD ini untuk menghimpun berbagai usulan dan ide untuk memformulasikan tentang akuakultur / pembudidayaan ikan ke dalam materi pelajaran terkait (biologi) untuk bisa diterapkan di seluruh SMP, SMA dan SMK di kota cimahi;

Ada 4 (empat) orang yang bertindak sebagai narasumber pada FGD ini, yaitu :

  1. Dr. Ir. Gatot Hari P., (Direktur SEAMO-SEAMOLEC Kemendikbud RI

  2. Dr. Ir. Suhardi (Akademisi dari ITB);

  3. Dr. Ir. Richard Mengko (Ketua Yayasan TAMAROS);

  4. Dr. Ir. H.M. Itoc Tochija, M.M. (Konsultan Pemerintah Kota Cimahi);

Focus Group Disscussion Pengembangan Akuakultur di Kalangan SMPPihak sekolah, guru maupun SOPD terkait (Disdikpora dan Diskopindagtan) diharapkan dapat bersinergi untuk memanfaatkan fasilitas BBI-AT ini dalam rangka mengarahkan para siswa-siswi sekolah agar mempelajari materi tentang pembudidayaan ikan secara “tematik-integratif”, dimana hal ini juga sesuai dengan tema pokok yang diusung oleh kurikulum 2013 yang sebentar lagi akan segera diberlakukan;

Hasil dari FGD yang akan segera ditindaklanjut dengan diadakannya pelatihan penyusunan Digi-Book yang digabungkan dengan Pelatihan Pembibitan Untuk Para Guru SMP, SMA dan SMK, pada tanggal : 10 s/d 12 Juni 2013 Materi akan diberikan oleh SEAMOLEC Kemendikbud dan Yayasan TAMAROS;