CIMAHI.- Kota Cimahi mendapat 3 Prestasi dalam ajang Ethnic Food yang diselenggarakan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat. Pretasi yang diraih antara lain :
Dapur Abon merupakan salah satu pengusaha di Kota Cimahi khususnya di wilayah Kelurahan Cibeureum yang bergerak aktif dan fokus dalam mengembangkan diversifikasi produk abonnya. Keseriusan dalam memproduksi dan mengemas produknya merupakan hal yang perlu di tiru sehingga mampu meraih 2 gelar sekaligus dalam satu lomba Etnik Food. Pemiliknya, Agna sangat aktif memasarkan produknya baik secara offline maupun online. Dalam onlinenya Dapur Abon mengembangkan website www.dapurabon.com, selain itu Dapur Abon juga bergerak di Blackberru, Twitter dan juga Facebook yang membuat nama Dapur Abon semakin dikenal di masyarakat.
Kegiatan etnik food ini dibuka langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Barat, Dede Yusuf. Beliau menyampaikan bahwa makanan local seperti singkong, ketela, dan umbi – umbian sebenarnya menyimpan energy yang samadengan nasi atau beras. Konsumsi beras masyarakat Indonesia sangat tinggi, yang tertinggi adalah masyarakat Jawa Barat karena penduduknya terbanyak di Indonesia. Pemerintah paling depan mendukung turut mengembangkan serta menarik minat masyarat luas dalam program diversifikasi produk / makanan, sehingga harapan Pemerintah Provinsi Jawa Barat sangat berperan aktif dalam kegiatan ini. Yang pada akhirnya kegiatan seperti ini akan menumbuhkan potensi usaha, kegemaran akan makanan, serta tujuan akhirnya adalah dapat meningkatkan perekonomian warga Jawa Barat.