Loading...

Pengolahan Sampah Menjadi Kompos

Administrator 23 Juli 2013 533 kali dilihat
Bagikan:
NotFound

Pengolahan Sampah Menjadi KomposCIMAHI.- Masyarakat diminta berperan aktif untuk menekan produksi sampah di Kota Cimahi. Diantaranya, lewat pengolahan sampah menjadi kompos.

Demikian diakui Kepala Bidang Kebersihan Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Cimahi Ade Ruhiyat.

Asumsi timbunan sampah di Kota Cimahi berkisar 563,78m3/hari. "Pelayanan pengangkutan sampah baru terlayani 67%. Sisanya, mengelola sendiri, membuang ke jalan, atau membakar sampah. Maka, masyarakat perlu berperan dalam mengolah sampah, diantaranya dengan komposting," ucapnya.

Sejauh ini, terdapat 38 bank sampah dan 25 komposter/komposting plan di Kota Cimahi. Diantaranya, berada di kantor pemerintahan, puskesmas, dan sekolah, serta di RW-RW yang ditunjuk.

Sejak 2007, Kota Cimahi menggagas sebagai Kota Komposting dengan menyebarkan komposting plan yang dilengkapi mesin pencacah sampah untuk mengolah sampah menjadi kompos. Satu komposter menghasilkan sekitar 1 meter kubik kompos. Bank sampah untuk sampah anorganik bisa membantu pengepul.

Pihaknya berharap masyarakat bisa meminimalisasi produksi sampah. Selain itu, menerapkan pola 3R (reuse, reduce, recycle), pemilahan sampah, serta komposting sampah organik dapat berkontribusi pada upaya menekan produksi sampah di Cimahi.

"Kalau Cimahi bisa mengelola sampah, tidak menggantungkan lagi pembuangan ke TPA Sarimukti. Yang paling memungkinkan, pada tataran warga mulai mereduksi produksi sampah. Dengan demikian, bisa mengurangi anggaran operasional dan membantu kebersihan Kota Cimahi," ujarnya. (NF)