Loading...

Gelandangan Pengemis

Administrator 23 Juli 2013 254 kali dilihat
Bagikan:
NotFound

Gelandangan PengemisCIMAHI.- Sejak awal ramadan 1434 Hijriyah, mulai berdatangan pengemis ke Kota Cimahi. Langkah antisipasi segera diterapkan agar Kota Cimahi tak dipadati pengemis kambuhan.

Petugas Sosial Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Sosial (Disnakertransos) Kota Cimahi, Nana Sutiana mengatakan, untuk mengantisipasi pengemis dengan modus tersebut, pihaknya berkoordinasi dengan Pemprov Jawa Barat.

"Masyarakat harus jeli ketika memberikan sedekah. Karena memang banyak pengemis baru bermunculan selama bulan Ramadan ini," tegasnya.

Dikatakan Nana, pihaknya bersama Satpol PP Kota Cimahi akan menyisir sejumlah lokasi untuk menekan jumlah pengemis. Hal serupa diungkapkan Kepala Bidang (Kabid) Sosial Disnakertransos Kota Cimahi, Asep Herman. Sejumlah tempat keramaian dan masjid-masjid besar di Kota Cimahi sudah mulai didatangi para pengemis.

"Pengemis tersebut merupakan wajah-wajah baru dan tidak menetap di satu tempat. Jumlah tersebut bisa saja bertambah sepanjang bulan Ramadan dan Lebaran," katanya.

Beberapa lokasi yang menjadi target para pengemis antara lain Jln. Sriwijaya, Jln. Baros, Jln. Gandawiya, Alun-alun, dan Masjid Agung Cimahi.

Dikatakan Asep, para pengemis tidak diam di satu tempat, melainkan berpindah-pindah. "Seperti pada malam hari, sampai selesai salat tarawih, mereka masih ada di sekitar Masjid Agung," ucapnya.

Menurut Asep, menjamurnya pengemis di bulan Ramadan karena memanfaatkan momentum banyaknya orang bersedekah. "Namun, aturan harus ditegakkan. Jangan sampai melanggar Perda Kota Cimahi No. 8/2009 tentang Ketertiban Umum," katanya. (NF)