CIMAHI.- Sosialisasi SJSN bidang Kesehatan tingkat Kota Cimahi digelar di Aula Gedung A Kompleks Pemkot Cimahi di Jln. Rd. Demang Hardjakusumah Kota Cimahi. Penerapan SJSN mulai Januari 2014 diharapkan dapat meningkatkan mutu pelayanan kesehatan kepada masyarakat
Kasubbag Kendali Mutu Kementrian Kesehatan (Kemenkes) RI Christian Mamahit mengatakan, Dengan penerapan JKN yang mencakup seluruh warga negara Indonesia, lanjut Christian, maka beban pekerjaan di puskesmas bertambah. Pihaknya akan mengupayakan fasilitas kesehatan milik pemerintah di daerah bisa segera mengelola keuangan sendiri. "Dengan pengelolaan keuangan secara mandiri, maka puskesmas siap menerapkan SJSN," ucapnya.
Kasubbag Penyusunan Program Prov. Jawa Barat I Wayan Suradi mengatakan, sesuai Keputusan Menteri Kesehatan RI No. 142/Menkes/SK/III/2012 tentang Ujicoba Penyelenggaraan SJSN, Jawa Barat bersama Aceh dan DKI Jakarta ditunjuk sebagai provinsi penyelenggaran ujicoba SJSN. Pelaksanaan berlangsung di 4 daerah, yaitu Kota Cimahi, Kota Bandung, Kab. Bandung, dan Kab. Sumedang sesuai Keputusan Gubernur Jawa Barat No. 440/Kep.831-Diskes/2012 tentang Uji Coba Sistem Rujukan Pelayanan Kesehatan. Menyusul, Kab. Bandung Barat akan menjadi bagian dari daerah ujicoba SJSN.
Kabid. Pemasaran dan Kepesertaan PT Askes Divre V Jawa Barat Cecep Heri Suhendar, mengatakan, pihaknya akan membantu daerah dalam penerapan SJSN mulai 2014 mendatang. "Tiap instansi kalau perlu ada kontak personil yang ditugasi menjadi fasilitator bagi pelaksanaan SJSN. Askes akan bertransformasi menjadi Badan Penyelenggaran Jaminan Sosial (BPJS) Bidang Kesehatan. Kalau BPJS Kesehatan ini bisa terlaksanakan, maka semua fasilitas kesehatan akan bisa menjadi lebih baik lagi. Oleh karena itu diharapkan transformasi ini berjalan dengan baik," ungkapnya. (NF)